jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut pengusulan nama kandidat Deputi Gubernur BI sebenarnya berasal dari internal bank sentral Indonesia itu.
Hal demikian dikatakan Dasco saat menjawab pertanyaan awak media terkait kekhawatiran independensi Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono atau Tommy untuk menjabat Deputi Gubernur BI.
BACA JUGA: Momen Purbaya Dukung Keponakan Prabowo Jadi Pejabat BI
"Pertama bahwa pengusulan Tommy sebagai Deputi Gubernur BI itu pilihan dari Gubernur BI sendiri," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
Diketahui, nama Tommy bersama Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro masuk menjadi kandidat Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung.
BACA JUGA: Legislator Golkar Tagih Respons Cepat BI dan Kemenkeu Agar Rupiah Menguat
Tommy yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ialah keponakan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Dasco membantah ada unsur intervensi untuk menempatkan Tommy sebagai kandidat Deputi Gubernur BI yang juga berstatus keponakan Prabowo.
BACA JUGA: Keponakan Prabowo Mundur dari Gerindra Sebelum Jadi Calon Deputi Gubernur BI
Sebab, kata dia, pengusulan tiga nama kandidat Deputi Gubernur BI disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo yang diteruskan ke Kepala Negara.
"Kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari Presiden pengusulan itu kemudian dari Gubernur BI," ujar Dasco.
Toh, kata Wakil Ketua DPR RI itu, pengambilan keputusan di BI bersifat kolektif kolegial demi menjaga independensi lembaga.
"Jadi, ya, bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu tidak mungkin," kata Dasco.
Adapun, DPR RI pada Jumat (23/1) dan Senin (26/1) besok bakal melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap tiga kandidat Deputi Gubernur BI. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Komisi XI Bakal Uji Kepatutan Calon Deputi Gubernur BI, Ada Keponakan Prabowo
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan



