TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 427, Hari Ini Rabu 21 Januari 2026: Kedekatan Devon dan Victoria Picu Tanda Tanya
Kelompok Chaos & Gaspol tampak duduk bercampur. Jefan berbicara dengan nada serius, menilai pihak lawan jelas telah menyiapkan strategi matang. Ia meyakini bahwa di balik pergerakan tersebut, Slay Queen menjadi kekuatan utama yang mengendalikan arah permainan.
Di meja lain, Buzzer Beat juga berkumpul. Yudetra mengemukakan sebuah ide, mengusulkan agar mereka tampil menggunakan lagu ciptaannya sendiri. Usulan itu disambut dengan senyum kecil dari beberapa anggota, tanda persetujuan mulai terbentuk di antara mereka.
Sementara itu, Mohan terlihat bersama Raisa. Raisa mempertanyakan alasan Mohan yang membutuhkan waktu begitu lama. Mohan terdiam sejenak sebelum akhirnya mengungkapkan perasaannya. Ia mengaku ada satu hal yang ternyata tak pernah benar-benar siap ia hadapi, yakni kemungkinan kehilangan Raisa. Raisa pun mengernyit, mencoba mencerna pengakuan tersebut.
Di sisi lain ruangan, Fattah menarik kursi dan duduk di meja Slay Queen, disusul oleh Devon yang ikut bergabung. Tak lama kemudian, Victoria datang membawa buku menu. Namun situasi justru berjalan tak terduga ketika Devon dan Victoria terlihat langsung akrab dan terlibat obrolan hangat. Fattah terperangah melihat pemandangan itu. Jolina, yang turut memperhatikan, juga tampak heran dan mempertanyakan sejak kapan Victoria bisa begitu cepat nyambung dengan orang baru.
Tak lama berselang, Raisa dan Mohan memasuki ruangan. Mohan mendadak terdiam sesaat ketika menyadari kehadiran Devon. Raisa pun ikut heran melihat kedekatan Devon dan Victoria yang tampak begitu natural.
Merasa ada yang janggal, Fattah, Harry, dan Mohan segera menepi dan berbincang serius. Harry menilai kehadiran Devon terlalu mencolok dan berpotensi menimbulkan masalah. Ketiganya pun terdiam, larut dalam pemikiran masing-masing.
Namun suasana berubah ketika ponsel Fattah berdering. Panggilan tersebut datang dari Blade, yang secara langsung bertanya apa yang harus ia lakukan agar Fattah bersedia mengembalikan Devon kepadanya.
Usai percakapan tersebut, Mohan dan Harry menatap Fattah penuh arti. Harry kemudian melontarkan sebuah ide tak terduga. Ia mengusulkan agar mereka terlebih dahulu melakukan pendekatan kepada Blade. Mohan spontan mengiyakan usulan itu. Mendengar hal tersebut, Fattah tampak terkejut.


