Liputan6.com, Jakarta - PT Gema Kreasi Perdana (GKP) mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan dalam pengelolaan lingkungan di Pulau Wawoni di Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2025. Hal tersebut mencakup aspek kualitas air, rehabilitasi hutan, hingga konservasi pesisir.
Perusahaan di pertambangan nikel tersebut memperkuat infrastruktur pengelolaan air limbah yang membuat kualitas pada air tambang 100 oersen memenuhi baku mutu pada lingkungan sepanjang tahun.
Advertisement
"Pengelolaan air menjadi prioritas utama kami. Seluruh hasil pemantauan menunjukkan kualitas air limbah tambang PT GKP konsisten berada di bawah ambang batas baku mutu sesuai standar regulasi pemerintah," ujar Environment & Forestry Superintendent PT GKP, Badrus Soleh dikutip dari Antara, Rabu (21/1/2026).
Pada Desember 2025 lalu, luas kolam pengendap (setting pond) perusahaan telah mencapai 4,88 hektare. Hal tersebut, meruapakan bagian dari sistem pengendalian lingkungan untuk memastikan aktivitas operasional tersebut tidak berdampaj negatif pada perairan sekitar.
Dari aspek kehutanan, PT GKP telah merealisasikan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 743 hektare yang tersebar di Kabupaten Konawe Kepulauan dan Konawe Selatan.
"Program yang dilakukan adalah penanaman bibit pohon tersebut telah mencapai target 100 persen dan kini memasuki tahap pada pemeliharaan tahun pertama bersama BPDAS Konaweha," ucap Badrus.
Selain itu, perusahaan juga sudah melakukan reklamasi lahan seluas 19,77 hektare. Untuk mendukung penghijauan area tambang, PT GKP memproduksi mencapai 15.054 bibit tanaman dari fasilitas persemaian (nursery) internal sepanjang tahun 2025.



