Wakapolri Beberkan Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi TPPO WNI

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membeberkan negara yang menjadi pusat eksploitasi WNI.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membeberkan negara yang menjadi pusat eksploitasi

IDXChannel - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membeberkan negara yang menjadi pusat eksploitasi Warga Negara Indonesia (WNI). Salah satunya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Dedi mengatakan, wilayah yang menjadi pusat eksploitasi dalam kurun 2020 hingga 2023 di Asia Tenggara, mulai dari Kamboja hingga Myanmar.

Baca Juga:
Bongkar 397 Kasus TPPO, Polri Klaim Selamatkan Uang Negara Rp284 Miliar

“Dalam simpul korban perdagangan manusia WNI selama 2020-2023, bahwa peta korban WNI di kawasan Asia dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan bahwa pusat-pusat eksploitasi yang menonjol terjadi di Kamboja, Filipina, dengan simpul transitnya di Thailand, Laos dan Myanmar,” kata Dedi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). 

Dedi menambahkan, Indonesia dan Filipina memiliki pola berbeda dalam hal perlintasan jaringan TPPO, karena garis pantai kedua negara ini terbentang luas, sehingga titik-titik masuknya pun banyak.

Baca Juga:
Kementerian Luar Negeri Pulangkan 46 WNI Korban TPPO dari Myanmar

“Ada terjadi perbedaan pola (masuk jaringan TPPO) terutama di Indonesia dan Filipina. Ini negara-negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang sangat luas, pintu masuknya banyak,” kata Dedi.

Oleh sebab itu, mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini menuturkan pembentukan Direktorat Reserse PPA-PPO baru di sejumlah wilayah adalah bentuk mitigasi terhadap kejahatan perdagangan orang.

Baca Juga:
Bareksrim dan Kemlu Pulangkan Sembilan Pekerja Migran Indonesia yang Jadi Korban TPPO di Kamboja

"Ada beberapa Polda yang akan kita persiapkan dalam rangka memitigasi secara maksimal terjadinya kejahatan TPPO," katanya. 

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sido Muncul Paparkan Bukti Ilmiah Keamanan Tolak Angin, Pertegas Uji Toksisitas Subkronis
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi HGU SGC di Tanah TNI AU
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Pak Ogah Daan Mogot Disebut Prioritaskan yang Bayar, Kemacetan Malah Parah
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Jenazah perempuan korban pesawat ATR 42-500 jalani proses identifikasi
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
OSO Lantik DPD Hanura Kalbar: Kita Ini Partai Petarung, Bukan Parpol yang Bisa Dibeli
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.