Pihak rumah produksi film Alas Roban ingin berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Batang untuk membuat monumen Alas Roban sebagai ikon daerah.
Rencana ini muncul karena antusias masyarakat yang makin menguat terhadap film Alas Roban. Film yang dibintangi Michelle Ziudith ini tayang di bioskop sejak 15 Januari lalu.
Berkat film, masyarakat semakin ingin mengetahui lebih besar tentang Alas Roban. Bukan hanya soal cerita horornya, tetapi juga konteks lokal yang melekat pada nama tersebut.
Alasan Ingin Membuat Monumen Alas RobanDalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, wacana membuat monumen Alas Roban merupakan langkah lanjutan yang dapat menjembatani industri kreatif dengan identitas daerah.
Jika direalisasikan, monumen tidak hanya berfungsi sebagai penanda visual, tetapi juga bisa menjadi ruang publik yang menguatkan narasi lokal, membuka peluang wisata tematik, serta menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM di Batang.
Pembahasan mengenai monumen masih berada pada tahap wacana. Namun, besarnya perhatian publik terhadap Alas Roban membuat gagasan ini mendapat ruang untuk terus berkembang.
Film Alas Roban mengangkat kisah horor-drama berlatar misteri yang menautkan mitos setempat dengan konflik para tokohnya.
Cerita bergerak dari rangkaian kejadian ganjil yang muncul setelah sebuah perjalanan mendorong karakter utama menghadapi ketakutan, rahasia masa lalu, serta teror yang perlahan menyingkap sisi gelap dari tempat yang mereka datangi.
Unsur horor dibangun lewat atmosfer mencekam, sementara dramanya menajam lewat relasi antartokoh dan konsekuensi yang mereka tanggung.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)
