AHY Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara, Fokus pada Air Bersih dan Huntara

pantau.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dijadwalkan mengunjungi Aceh Barat dan Sumatera Utara pada Kamis, 22 Januari 2026, untuk mengawal langsung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan pemulihan infrastruktur seperti hunian sementara, air bersih, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan jembatan yang rusak akibat banjir bandang.

"Kami juga fokus mengawal masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ungkap AHY dalam audiensi bersama Universitas Indonesia (UI) di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Fokus pada Infrastruktur Vital dan Air Bersih

Dalam kunjungan lapangan tersebut, AHY akan meninjau dan meresmikan beberapa fasilitas penting, antara lain hunian sementara (huntara), sarana air bersih, rumah sakit dan puskesmas yang diperbaiki, jembatan yang sempat putus, serta rumah ibadah yang terdampak.

"Memang per hari ini, yang sangat dinantikan adalah ketersediaan air bersih untuk masyarakat," ujarnya menekankan pentingnya kebutuhan dasar warga terdampak.

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di Sumatera menjadi prioritas utama kementerian.

"Setiap harinya, kami terus bekerja, bagaimana bisa mengoptimalkan itu (rehabilitasi dan rekonstruksi)," ungkapnya.

Perintah Langsung Presiden dan Teknologi Modular

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi langsung agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dikawal dengan ketat dan berjalan lancar.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, sebelumnya mendorong percepatan pembangunan hunian sementara di Provinsi Aceh dengan target agar tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.

Saat ini, progres pembangunan huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, telah mencapai 98,75 persen dan sedang dalam tahap akhir penyelesaian.

Huntara tersebut dibangun menggunakan metode konstruksi modular lite (moli), yaitu sistem bangunan cepat tanpa alat berat, yang dinilai sangat efektif diterapkan dalam kondisi darurat pascabencana.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa M5,4 Guncang Boalemo Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami 
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Diputuskan Presiden Saat Lawatan ke London, Seskab Teddy Jelaskan Proses Awal Prabowo Cabut Izin Perusak Hutan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Manfaat Ubi Jalar untuk Tubuh, Bisa Turunkan Kolesterol dan Redakan Peradangan
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
4 Tantangan Ahn Bo Hyun Perankan Karakter Sun Jae Gyu di Spring Fever
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang KPN 
• 2 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.