Menaker Usut Aduan Kasus Putus Kontrak Sepihak & Pungli Peserta Magang

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bakal menindak perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan dalam menjalankan program magang nasional bagi lulusan baru perguruan tinggi alias fresh graduate.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa proses monitoring dan evaluasi (monev) terus dilakukan selama program magang nasional berlangsung.

“Kami mendapatkan laporan, langsung kita tindak lanjuti. Sudah ada beberapa perusahaan yang kita tegur,” kata Yassierli saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Namun demikian, Yassierli tidak memerinci perihal jumlah perusahaan yang telah mendapatkan teguran maupun ketentuan apa yang telah dilanggar. Dia hanya menekankan kembali perihal evaluasi yang terus dilakukan Kemnaker.

Dalam rapat kerja bersama Menaker, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengaku mendapatkan aduan dari peserta magang nasional mengenai pemutusan perjanjian magang, padahal belum tuntas menjalankan magang selama 6 bulan.

Menurut Nihayatul, perusahaan tersebut beralasan tidak membutuhkan tambahan pekerja. Selain itu, aduan lain mencakup pembagian kerja yang tak sesuai hingga pungutan liar terhadap peserta magang.

Baca Juga

  • Prabowo Sebut Pengalaman di Kabinet Jokowi Sebagai Magang Kepemimpinan
  • Kuota Program Magang 2025 Hampir Penuh, Serap Anggaran Rp64,5 Miliar
  • Magang Nasional Resmi Dibuka Hari Ini, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Dia pun meminta agar Menaker menerapkan pengawasan dengan baik kepada perusahaan agar tak ada penyelewengan yang dilakukan dalam menjalankan program magang.

“Ada perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tidak sesuai yang ditawarkan di awal, juga ada perusahaan yang meminta uang kepada peserta magang. Mohon diperhatikan,” ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam rapat.

Berdasarkan catatan Bisnis, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan program magang nasional akan kembali dibuka pada 2026.

Airlangga belum menjelaskan kapan pastinya program magang fresh graduate itu kembali dibuka pada 2026. Kendati demikian, dia memastikan bahwa target kepesertaan sebanyak 100.000 lulusan baru perguruan tinggi, sama seperti target 2025.

“Tentunya kita akan lanjutkan program ini di tahun depan dengan [target] 100.000 juga. Kita ketahui biasanya perusahaan masa percobaan tiga bulan, tetapi ini enam bulan kita berikan kesempatan,” ujar Airlangga dalam Kompas100 CEO Forum, Rabu (26/11/2025).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buka Hijab Usai Cerai dari Na Daehoon, Jule Minta Maaf dan Ingin Jadi Diri Sendiri
• 7 jam lalugrid.id
thumb
30 Cerita Dongeng Nusantara Terpopuler dan Pesan Moralnya
• 5 jam lalutheasianparent.com
thumb
[FULL] Terkini! Update Pencarian & Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Berapa Orang Ditemukan?
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Rita soal Anaknya yang Ditahan di Yordania: Dia Dimanipulasi, Tak Berniat Jahat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tes Kepribadian: 2 Bentuk Lengkungan Kaki Bisa Ungkap Sifat Tersembunyi dan Prospek Karier
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.