Kemhan Alihkan Lahan Milik 6 Perusahaan Gula untuk Militer Usai HGU Dicabut

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kemenhan menyampaikan lahan seluas 85.244 hektare yang dicabut dari perusahaan milik Sugar Group Companies (SGC) bakal dijadikan untuk kepentingan TNI AU.

Wamenhan, Donny Ermawan Taufanto mengatakan kepentingan militer itu termasuk kepentingan pertahanan negara.

"Selanjutnya tanah ini nanti akan ditindaklanjuti secara administrasi dan penguasaan oleh TNI Angkatan Udara untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pertahanan negara," ujar Donny di Kejagung, Rabu (21/1/2026).

Di samping itu, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal M Tonny Harjono mengatakan pihaknya akan menggunakan lahan tersebut untuk aset strategis.

Misalnya, membangun komando pendidikan untuk satuan elite TNI pasukan gerak cepat (Pasgat) hingga dijadikan daerah latihan.

"Kami merencanakan membangun Komando Pendidikan di sana dan Satuan Pasgat, pengembangan dari validasi organisasi, sehingga daerah tersebut nanti akan dibangun beberapa satuan dan dijadikan daerah latihan," pungkasnya.

Baca Juga

  • Terbukti Melanggar, Menteri ATR Nusron Cabut Izin HGU 6 Perusahaan Milik SGC di Lampung
  • Nusron: Huntap Bencana Sumatra Bakal Dibangun di Atas Lahan Eks HGU
  • Bupati Tapteng: Pengusaha Sawit Wajib Urus Izin Usaha dan HGU Sebelum 30 Juni

Sekadar informasi, total ada enam perusahaan yang HGU-nya dicabut dalam giat ini. Mereka yakni PT CPB, PT GPA, PT ILCM, PT ILM, PT MKS dan PT SIL. Adapun, berdasarkan laporan BPK, total 85.244 hektare ini memiliki nilai Rp14,5 triliun.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Macron Tegaskan Uni Eropa Tak Ragu Gunakan Instrumen Anti-Paksaan Hadapi Ancaman Tarif AS
• 11 jam lalumatamata.com
thumb
SKKL Rising 8 Mulai Digelar, Perkuat Jalur Digital IndonesiaSingapura Kapasitas 400 Tbps
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Maidi Wali Kota Madiun Jadi Tersangka, KPK Amankan Uang Tunai Rp550 Juta
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
R&D hingga Lokalisasi Jadi Kunci, Ini Strategi Sailun Garap Pasar Indonesia
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Update! Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi ke Maros, Proses Terkendala Cuaca | SAPA MALAM
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.