Anwar Usman Luruskan Laporan Jadi Hakim MK Paling Sering Bolos Sepanjang 2025

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Hakim anggota Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengaku tidak terima atas laporan kinerja hakim MK sepanjang tahun 2025, yang diungkap Mahkamah Kerhormatan MK pada akhir tahun lalu. Menurut dia, data terkait absensinya yang tercatat paling banyak ketidakhadiran alias bolos harus diluruskan.

“Enggak (terima),” kata Anwar saat merespons pertanyaan awak media saat ditemui di Gedung MK Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Anwar Usman Kaget Ditegur MKMK soal Absensi, Akui Sering Absen karena Sakit

“Saya langsung telepon ke kepala sekretariatnya. Mas Fajar, mantan Jubir MK. Kok bisa begini? Karena pada waktu konferensi pers tidak ada data mengenai ketdakhadiran, alasannya yang pegang itu panitera,” imbuh Anwar.

Anwar menuturkan, saat MKMK menyiarkan informasi absensi hakim dalam laporan akhir tahun 2025, para pegawai MK tengah menjalani work from home (WFH) pada 31 Desember 2025.

“Jadi waktu publish itu WFH, MKMK lalu publish itu,” jelas Anwar.

Anwar mengklaim, sepanjang karir kehakimannya selama 50 tahun dirinya sangat jarang absen, bahkan untuk cuti. Namun pada 2025, dia mengalami musibah di awal tahun sehingga harus menjalani perawatan dan pengobatan berkelanjutan.

“Jadi ketidakhadiran saya itu tidak ada yang tanpa alasan sakit,” ujar Anwar sambil menunjukkan kotak berisi obat-obatan hariannya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dikira Boneka, Jasad Bayi Ditemukan di Aliran Kali Cengkareng Drain
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Prabowo Hadiri World Economic Forum 2026 di Davos
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gerindra Menyesalkan Sudewo Jadi Tersangka KPK, Dasco Sampai Ungkap Pesan Menohok Prabowo ke Kader
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Disdik DKI Terbitkan SE Gawai: Ponsel hingga Smartwatch Dikumpulkan
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Narasi Rayuan Investasi dan Minimnya Komitmen Literasi
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.