JAKARTA, KOMPAS.com - Trotoar sempit di Jalan Wahid Hasyim yang mengarah ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi perbincangan warga akhir-akhir ini.
Trotoar itu tepat berada di perempatan Jalan MH Thamrin di seberang kawasan Sarinah atau sekitar 50 meter dari restoran Mc Donalds dan Gedung Jaya yang menjadi ikon dari titik tersebut.
Disebut "trotoar survival" karena hampir seluruh badan trotoar tertutup proyek pengerjaan saluran pipa pembuangan air limbah.
Baca juga: Bak Ninja Warrior, Trotoar Rasuna Said Timur Jadi Rintangan Harian Menuju Kantor
Kompas.com menyambangi titik trotoar itu pada Rabu (21/1/2026) malam, tepatnya saat jam pulang kerja warga Jakarta dan sekitarnya.
Saat melintas dari sisi timur, tampak pagar berbentuk persegi panjang menutupi lebih dari separuh badan trotoar.
Pagar tersebut berwarna dominasi putih dan tampak logo Kementerian PUPR di salah satu sisinya.
Pada pagar juga tertulis "Proyek Strategis Nasional". Namun, tidak ada keterangan rinci proyek apa yang sedang dikerjakan pada titik tersebut.
Pagar hanya menyisakan sedikit ruang dengan lebar sekitar 60 sentimeter (cm) pada badan trotoar untuk tempat melintas warga.
Pada ruang sempit itulah warga berlalu lalang dari arah timur menuju ke barat dan sebaliknya melintasi trotoar.
Namun, pada ruang sempit tersebut terdapat genangan sehingga lantai trotoar becek.
Meski demikian, para pejalan kaki tetap melintas di jalan sempit itu dengan langkah bergegas.
Baca juga: Trotoar Rasuna Said Tak Ramah Pejalan Kaki
Ada pula warga yang sedang berolahraga lari terpaksa harus berjalan berjinjit saat melintasi ruang sempit di 'trotoar survival' itu.
Sementara itu, di Jalan Wahid Hasyim kendaraan berlalu lalang dengan ramai, baik yang menuju ke arah Tanah Abang maupun ke arah Sabang dan sekitarnya.
Kompas.com juga menjajal trotoar survival sepanjang sekitar 20 meter itu.