Jakarta: Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra terus didorong agar tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Human Initiative menyelenggarakan Humanitarian Update bertajuk 'Menuju Pemulihan Sumatra, Bagaimana Desainnya?' secara daring, Selasa, 20 Januari 2026, sebagai ruang dialog lintas sektor untuk membahas arah pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah yang terdampak.
Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, hingga praktisi komunikasi, guna merumuskan pemulihan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Diskusi difokuskan pada perluasan dampak bantuan agar tidak hanya menjawab kebutuhan darurat, tetapi juga menjangkau aspek kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menyampaikan kesinambungan upaya menjadi kunci dalam memperkuat transisi menuju pemulihan.
"Kita menyadari bahwa kondisi saat ini belum sepenuhnya pulih. Karena itu, kolaborasi dan kerja sama perlu terus diperkuat agar upaya pada fase respons darurat dapat dilanjutkan dengan lebih solid dan kompak. Fase transisi menuju pemulihan merupakan titik kritis yang membutuhkan perhatian bersama serta sumber daya yang tidak sedikit," kata Tomy dalam forum dikutip Rabu, 21 Januari 2026.
Baca Juga :
Huntara di Bener Meriah Ditargetkan Bisa Ditempati Awal Ramadan"Pemerintah daerah menyusun penanganan pascabencana melalui tahapan jangka pendek, menengah, dan panjang, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga desain ulang wilayah agar lebih tangguh dan mampu pulih lebih cepat," ungkap Zein.
Warga Aceh terdampak bencana. (Metrotvnews.com/Fajri F)
Diskusi panel dalam forum ini menghadirkan Romi Ardiansyah (Ketua Umum HFI), Wildhan Dewayana (Ketua Umum FOZ), Mindaraga Rahardja (Koordinator Nasional IHCP), serta Mustajab (Sekretaris IJTI Aceh). Para narasumber membahas pentingnya kajian sektoral, peran filantropi, serta strategi komunikasi publik dalam mendukung fase pemulihan pascabencana.
Melalui forum ini, Human Initiative menegaskan pemulihan tidak semata berfokus pada perbaikan fisik. Perencanaan ulang kehidupan masyarakat, penguatan layanan publik, serta kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana ke depan menjadi bagian penting agar pemulihan benar-benar berdampak.
Sebagai penutup, Humanitarian Update ini menandai dimulainya kampanye Sumatra Pulih. Melalui kampanye tersebut, Human Initiative mengajak publik untuk berkolaborasi dalam upaya pemulihan Sumatra melalui platform solusipeduli.org, sebagai bagian dari kerja bersama memperkuat daya pulih masyarakat dan menumbuhkan kembali harapan.



