Karawang: Daerah yang dilanda banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mulai berkurang. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebut ketinggian air di beberapa wilayah sudah mulai surut.
"Saat ini kondisi banjir di sejumlah wilayah sudah mengalami penurunan," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, dilansir dari Antara, Rabu, 21 Januari 2026.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, banjir masih terjadi di lima kecamatan, yakni Karawang Barat, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Rengasdengklok, dan Tirtajaya. Di wilayah tersebut, sebanyak 815 rumah yang dihuni 1.033 keluarga terdampak.
Baca Juga :
Bantuan Paket Sembako Dikirim ke Korban Banjir KarawangAep menyebutkan, masih ada dua desa yang terdampak banjir dengan ketinggian air 1–2 meter. “Kondisi banjir alhamdulillah kita sudah mulai menurun. Ada beberapa yang masih tinggi berada di dua desa yaitu Desa Karangligar dan Sukamakmur," ujarnya.
Di Desa Karangligar, ketinggian air masih mencapai 2,1 meter, sedangkan di Desa Sukamakmur mencapai 1 meter. Sementara di daerah lain, ketinggian air relatif sudah turun, hanya sekitar 30–40 sentimeter.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh. ANTARA/Ali Khumaini
Banjir di Karawang dalam beberapa tahun terakhir disebabkan meluapnya dua sungai, yakni Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Sementara banjir rob di wilayah utara Karawang terjadi karena tingginya permukaan muka air laut yang kini sudah surut.




