Greenland Tak Hadapi Ancaman Militer Langsung, Namun Jadi Sorotan karena Jalur Laut Utara

pantau.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Greenland tidak menghadapi ancaman militer langsung dari Rusia maupun China, namun wilayah ini tetap menjadi perhatian Amerika Serikat karena meningkatnya aktivitas dua negara tersebut di kawasan Arktik.

Anggota Parlemen Greenland, Kuno Fencker, menyatakan bahwa dinamika di Arktik saat ini lebih disebabkan oleh terbukanya jalur pelayaran baru seperti Rute Laut Utara (Northern Sea Route atau NSR), bukan oleh potensi konflik militer.

Aktivitas China dan Rusia Jadi Perhatian AS

"Kompetisi di Greenland akan terjadi terkait Rute Laut Utara dan jalur barat laut," ungkap Fencker.

Ia juga menegaskan, "Saya tidak melihat akan adanya ancaman kekuatan militer langsung dari Rusia ataupun China."

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa terdapat dua kapal pemecah es milik China yang melintasi perairan Greenland baru-baru ini.

"Kapal-kapal pemecah es itu berlayar melewati perairan Greenland, dan ini tentu adalah suatu hal yang diamati betul oleh AS," katanya.

Dua Kapal Pemecah Es China Lewat Greenland

Fencker merujuk pada dua kapal pemecah es China bernama Xue Long 1 dan Xue Long 2 yang diketahui beroperasi di wilayah tersebut.

Keberadaan kapal-kapal itu mencerminkan ketertarikan China terhadap jalur pelayaran baru di Arktik yang menjadi semakin terbuka akibat mencairnya es.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai tindakan agresif atau militer dari kedua negara tersebut di sekitar Greenland.

AS terus memantau aktivitas di kawasan Arktik, termasuk kehadiran kapal asing, sebagai bagian dari strategi geopolitik dan pengamanan wilayah utara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Prabowo Bawa Pulang Investasi Rp 90 T-Proyek Ribuan Kapal Nelayan dari Inggris
• 10 jam laludetik.com
thumb
Musim Hujan Tiba, Ini 5 Tips Aman Hindari Sengatan Listrik saat Banjir
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
BPBD Jatim Gandeng Lembaga Riset Jepang untuk Mitigasi Bencana
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Duri Kepa Jakbar Banjir Usai Hujan Deras, Warga Harap Revitalisasi Drainase
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.