BPBD Jatim Gandeng Lembaga Riset Jepang untuk Mitigasi Bencana

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) melakukan kolaborasi pemanfaatan drone untuk kegiatan mitigasi bencana dengan lembaga riset dari Jepang, yakni Tim Riset dari Chiba Institute of Science (CIS) Jepang. Selain lembaga riset Jepang, kerja sama juga dilakukan dengan Tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Brida Jatim.

“Mereka tertarik untuk melakukan kolaborasi pemanfaatan drone untuk kegiatan mitigasi bencana di Jatim,” kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Surabaya, Kamis (22/1).

Tim Riset dari Chiba Institute of Science (CIS) Jepang yakni Dr Hitoshi Igharasi, Dr Masato Ebine, dan Shuri Nemoto. Hadir juga dari Trajectory, perusahaan IT Jepang, Kenji Koseki dan Uda Markoto.

Baca juga : BRIN Buka Peluang Kolaborasi dengan NASA untuk Riset Skala Global

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama jajaran pejabat eselon 3 menyambut langsung kedatangan Tim CIS Jepang. Mereka dikenalkan tentang penggunaan drone dan mikro tremor yang biasa digunakan untuk survei gerakan tanah di berbagai daerah. Selain itu, dikenalkan juga tentang cara kerja dan teknologi pemantauan potensi bencana di ruang Pusdalops dan mobil BPBD One.

Para rombongan juga diperlihatkan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) dan sejumlah wahana edukasi di Taman Edukasi Bencana, seperti, simulator gempa dan Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina).

Usai melakukan kunjungan, Dr Hitoshi Igharasi dari CIS Jepang mengapresiasi program edukasi bencana, peralatan dan kecanggihan teknologi yang dimiliki BPBD Jatim. Baginya, upaya edukasi bencana yang diberikan kepada masyarakat dan peralatan yang dimiliki BPBD Jatim sangat luar biasa. 

Baca juga : Pemanfaatan Teknologi MP-PAWR Bisa Cegah Bencana Hidrometeorologi

Kapus Riset Kebijakan Publik BRIN, Yanuar Farida Wismayanti, mengapresiasi sambutan dan pembelajaran kebencanaan yang dilangsungkan di BPBD Jatim. Rencananya, bersama Tim CIS Jepang, Universitas Budi Luhur dan Pemprov Jatim, akan melakukan riset kolaborasi jalur drone untuk mitigasi bencana di wilayah Cangar Pacet Kabupaten Mojokerto dan kawasan Tahura R. Soerjo. 

"Saya kira dari kunjungan di BPBD Jatim ini banyak hal yang kita dapatkan.  Selain memiliki Command Center yang canggih, pembelajaran kebencanaan juga sangat bagus. Ada simulator gempa dan tenda pendidikan bencana. Luar biasa, sukses terus BPBD Jatim," ujar Yanuar. 

Sementara, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga menyampaikan terima kasih atas rencana riset kolaborasi untuk jalur drone yang akan dilakukan di Jatim, khusus di kawasan potensi longsor dan Karhutla di wilayah Tahura R. Soerjo.

"Kita berharap, ke depan, semua ini bisa menjadi bagian dari upaya pengurangan risiko bencana di Jatim," ungkap Gatot.(M-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menuju Daerah Terang, Pemkab Takalar Genjot Pemasangan PJU di Wilayah Kota dan Pedesaan
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Prof. Djohermansyah: Pilkada Saat Ini Tak Selaras dengan Realitas Indonesia
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
El Rumi Resmi Meminang Syifa Hadju dan Mantap Menuju Jenjang Pernikahan
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Drama di Atas, Dampaknya ke Bawah
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Boy Band P1Harmony Comeback Maret, Album Pertama Setelah 1 Tahun
• 7 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.