Redakan Ketegangan, Denmark Sambut Baik Sinyal Positif Trump Soal Greenland

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Denmark memberikan respons positif setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan yang mendinginkan suasana terkait ambisinya terhadap Greenland. Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut wilayah otonom tersebut dan sepakat menunda ancaman tarif terhadap sekutu Eropa.

Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, menilai pernyataan tersebut sebagai langkah maju dalam meredakan ketegangan diplomatik yang sempat memanas belakangan ini.

"Trump mengatakan bahwa dia akan menghentikan sementara perang dagang, dia berkata 'Saya tidak akan menyerang Greenland', ini adalah pesan-pesan positif," ujar Rasmussen kepada stasiun televisi publik Denmark, DR, pada Rabu waktu setempat. Ia juga menambahkan bahwa Trump telah melakukan pembicaraan yang baik dengan Sekretaris Jenderal NATO, meski tidak merinci detailnya.

Baca juga : Pemimpin Eropa Bersatu Lawan 'Kolonialisme Baru' Trump atas Greenland

Peran NATO dan Keamanan Arktik

Di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Trump mengumumkan telah mencapai "kerangka kesepakatan" mengenai Greenland setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Pertemuan tersebut digambarkan pihak NATO sebagai diskusi yang "sangat produktif" mengenai keamanan di kawasan Arktik.

Juru bicara NATO, Allison Hart, menyatakan diskusi antar sekutu akan difokuskan pada upaya kolektif untuk menjaga stabilitas kawasan, terutama oleh tujuh negara anggota yang berada di wilayah Arktik.

"Negosiasi antara Denmark, Greenland, dan Amerika Serikat akan terus berlanjut dengan tujuan memastikan  Rusia dan Tiongkok tidak pernah mendapatkan pijakan, baik secara ekonomi maupun militer, di Greenland," tegas Hart.

Baca juga : Trump Gemparkan Davos: Klaim Greenland Milik AS hingga Hina Pemimpin Eropa

Klaim Kemenangan Trump

Bagi Donald Trump, kerangka kesepakatan ini diklaim sebagai pencapaian besar bagi kepentingan nasional Amerika Serikat. Meski tidak menjawab secara gamblang apakah kesepakatan tersebut memenuhi tuntutannya untuk memiliki Greenland sepenuhnya, Trump menyatakan kepuasannya kepada awak media.

"Ini adalah kesepakatan yang disambut antusias oleh banyak orang, benar-benar fantastis untuk AS, mendapatkan semua yang kami inginkan, termasuk terutama keamanan nasional yang nyata dan keamanan internasional," ujar Trump saat menghadiri forum di Davos.

Trump juga menegaskan bahwa kesepakatan ini akan berlaku selamanya. Langkah ini secara otomatis membatalkan ancaman tarif tinggi terhadap barang-barang Eropa yang sebelumnya ia gunakan sebagai alat tekan diplomasi terkait isu Greenland ini. (AFP/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Al Nassr Sukses Taklukan Damac FC 2-1, Ronaldo Kembali Jadi Aktor Kemenangan Faris Najd
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kejaksaan Mediasi Kasus Guru Honorer Tri Wulan Sari dan Muridnya, Capai Perdamaian di Mapolres Muaro Jambi
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Hujan Deras Sebabkan Banjir di Daan Mogot hingga Flyover Pesing, Lalu Lintas Arah Grogol Tersendat
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Megawati Soekarnoputri dan Dialektika Politik Waktu Panjang
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Trofi Piala Dunia FIFA Tiba di Jakarta Hari Ini
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.