Komisi X DPR Kecam Guru Cabuli Siswa SD: Sekolah Harus Jadi Tempat Aman

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian mengecam kasus 25 siswa sekolah dasar (SD) di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban pencabulan guru. Lalu menilai peristiwa tersebut mencerminkan masih lemahnya sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah.

"Kasus pencabulan terhadap siswa SD di Serpong, tentu sangat memilukan kita. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan fungsi sekolah sebagai tempat aman untuk belajar dan tumbuh," kata Lalu kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

"Bagi kami, kejadian ini menunjukkan, bahwa di sekolah, masih ada lubang sistemik dalam mekanisme perlindungan anak di satuan pendidikan," sambungnya.

Baca juga: Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Jadi 25 Siswa

Padahal, kata Lalu, pemerintah baru saja memperbarui aturan terkait penanganan kekerasan di lingkungan sekolah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026. Menurutnya, aturan itu seharusnya menjamin lingkungan sekolah semakin aman dan bebas dari kekerasan.

"Regulasi ini sebenarnya mendorong pembangunan nilai, sikap, dan kebiasaan yang menghormati martabat murid dan melibatkan peran sekolah, keluarga, masyarakat dalam menciptakan budaya aman dan nyaman bagi semua warga sekolah," ujarnya.

Politikus PKB ini meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti kasus pencabulan di SD Serpong tersebut. Selain itu, juga memastikan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 diterapkan secara nyata di setiap sekolah.

"Termasuk penguatan pengawasan terhadap guru dan tenaga pendidik, memperkuat perlindungan kepada siswa dengan pendampingan yang lebih responsif," ujarnya.

Lalu juga meminta ada upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.

"Upaya preventif seperti pembinaan karakter, deteksi dini potensi kekerasan, dan keterlibatan aktif orang tua, tetap penting, supaya kasus serupa bisa diminimalkan dan sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh rasa percaya bagi anak-anak kita," imbuh dia.

Baca juga: Guru SD Cabuli Belasan Siswa di Tangsel Terancam 12 Tahun Penjara

Sebelumnya, polisi mencatat siswa korban pencabulan oknum guru di SD sudah ada 25 orang. Polisi telah menahan YP sejak semalam.

"Kalau yang lapor kemarin sesuai LP 9 orang jadi 1 LP. Memang dalam proses penyidikan kita identifikasi ada 25 (korban)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Wira, Rabu (21/1).

Polisi mengungkap guru berinisial YP telah melakukan pencabulan siswa sejak 2023. Pelaku memberikan uang sekitar Rp 5.000 hingga RP 10.000 kepada korban.




(amw/jbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rela Antre Berbulan-bulan demi Dendeng Batokok Jaso Mande
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Sinetron Pengganti Terbelenggu Rindu Akhirnya Terungkap, Tayang Mulai Pekan Depan
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
16 Negara yang Gabung Dewan Perdamaian Gaza Board of Peace Buatan Trump, Ada Indonesia!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Komisi X DPR Kecam Guru Cabuli Siswa SD: Sekolah Harus Jadi Tempat Aman
• 9 jam laludetik.com
thumb
Terungkap! Ini Alasan Petugas Haji 2026 Dilatih Semi Militer
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.