MAKASSAR, FAJAR – Mantan penjaga gawang PSM Makassar, Syaiful Syamsuddin kembali berseragam Pasukan Ramang. Kiper 32 tahun itu didatangkan PSM usai menganggur musim ini.
Dia sendiri sebenarnya menjalani karier panjang dalam sepak bola Indonesia. Mulai dari SSB Gasta, kemudian merumput bersama PSM Makassar pada musim 2015. Setelah itu, dia banyak melanglang buana ke berbagai klub.
Musim 2018/2019, dia memperkuat Pendekar Cisadane. Semusim berselang, dia bergabung bersama Barito Putera dan kembali lagi ke PSM pada paruh kedua musim 2019/2020.
Pada musim 2021/2022 dia dilepas ke Dewa United, kemudian berlabuh ke PSIS Semarang pada 2023/2024. Syaiful kemudian turun kasta bersama Persiba Balikpapan pada 2023/2024, lalu ke PSKC Cimahi semusim kemudian.
Setelahnya, dia berstatus tanpa klub dan kini kembali ke PSM untuk ketiga kalinya. Pria kelahiran Takalar, 11 Juni 1993 itu memang kerap menjadi kiper pelapis. Sepanjang kariernya, dia baru mencatatkan 36 penampilan profesional dengan total menit bermain sebanyak 2.949 menit.
Dari jumlah itu, dia kebobolan 49 kali dan enam kali mencatatkan clean sheet.
“Syaiful sudah direkrut, tetapi masih tahap penyelesaian administrasi, proses registrasi dan pengesahan. Tunggu saja nanti offical statement dari manajemen,” ujar seorang sumber kepada FAJAR, kemarin.
Bersama PSM, tampaknya dia juga tidak akan menjadi pilihan utama. Posisinya akan menggantikan M Ardiansyah yang dipinjamkan ke Persijap Jepara. Sehingga, kemungkinan dia hanya akan menjadi pelapis Hilmansyah dan Reza Arya Pratama.
Syaiful sendiri sudah ikut berlatih bersama tim dan menjadi rekrutan pertama pada jendela transfer kali ini. Kehadirannya dinilai bisa menjadi opsi yang bagus bagi PSM, terlebih lagi dia memang sudah punya pengalaman bersama tim tersebut.
Opsi Kiper
Anggota kelompok suporter Komunitas VIP Utara (KVU), Sulyad Abbas menilai, kehadiran Syaiful bisa saja menjadi opsi jika memang gawang PSM mengharuskan dia untuk tampil. Meski masih kalah pamor dari Hilman dan Reza, dia juga tidak bisa diremehkan terlalu cepat.
“Kalau kualitas, saya masih percaya dengan Hilman dan Reza, bahkan Ardiansyah lebih baik. Tetapi, kita tidak bisa memandang dia sebelah mata terlalu cepat, dia perlu waktu pembuktian atas berbagai pengalaman yang sudah dia jalani selama ini,” kata dia.
Namun begitu, dia mengaku kedatangan Syaiful tidak mengejutkan. Diadianggap sebagai rekrutan yang biasa-biasa saja dan namanya memang sudah familiar dengan PSM Makassar.
“Dia, kan, bukan orang baru, sudah kenal dengan PSM, dan semoga bisa tampil baik bersama PSM. Tetapi, bagi kami ini bukan transfer kejutan, karena kami menginginkan ada pemain kaliber yang datang untuk mengisi pos lain, bukan kiper,” ungkapnya. (wid/zuk)




