Bogor, IDN Times - Keluarga Ferry Irawan, salah satu korban insiden kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah mengikuti proses identifikasi jenazah. Anak dan saudara kandung Ferry dikabarkan telah bertolak menuju Makassar untuk menjalani prosedur medis.
Menurut Ketua RT06/RW03 Kelurahan Cikaret, Ari Fakhrizal, pihak keluarga melakukan tes DNA guna mencocokkan data antemortem dengan dua jenazah yang baru saja ditemukan tim SAR.
"Putra dan kakaknya, kakak Pak Ferry yang perempuan dan dua saudaranya itu sudah menuju ke Makassar. Mereka sedang melakukan tes antemortem atau DNA terkait dengan penemuan korban yang sementara ini baru dua orang," kata Ari saat ditemui, Rabu (21/1/2026).


