IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi ke 8.710, Cermati Saham ENRG, IMPC hingga BMRI

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave 5, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 8.710-8.887.

IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi ke 8.710, Cermati Saham ENRG, IMPC hingga BMRI (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,36 persen ke level 9.010 pada perdagangan, Rabu (21/1/2025).

Dikutip dari riset MNC Sekuritas Kamis (22/1/2025), posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave 5, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 8.710-8.887. 

Baca Juga:
Waspada Hoaks, Kemenag Tegaskan Tak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK

Adapun area penguatan IHSG diperkirakan menguji 9.026-9.054. Sedangkan upport: 8.956, 8.905 dan resistance: 9.120, 9.192

Berikut saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas:

Baca Juga:
Usut Dugaan Kasus Korupsi Limbah Sawit, Kejagung Geledah Money Changer

ENRG - Spec Buy

ENRG menguat 0,98 persen ke Rp1.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan ENRG pun belum mampu break MA20. Selama masih mampu bertahan di atas Rp1.515 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave [b] dari wave 4.

Baca Juga:
183 Personel TNI-Polri Jadi Petugas Haji, Menhaj: Mereka Akan Lindungi Jemaah Haji

Spec Buy: Rp1.520-1.545

Target Price: Rp1.580, 1.655

Stoploss: below Rp1.515

IMPC - Buy on Weakness

IMPC menguat 1,72 persen ke Rp3.550 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. Diperkirakan posisi IMPC sedang berada di awal wave 5 dari wave (5).

Buy on Weakness: Rp3.480-3.530

Target Price: Rp3.640, 3.870

Stoploss: below Rp3.430

MBMA - Buy on Weakness

MBMA menguat 1,30 persen ke Rp780 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama MBMA masih mampu berada di atas Rp735 sebagai stoplossnya, maka posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (iii).

Buy on Weakness: Rp745-775

Target Price: Rp825, Rp880

Stoploss: below Rp735

BMRI - Sell on Strength

BMRI terkoreksi 0,70 persen ke Rp4.990 dan disertai dengan munculnya volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Diperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga BMRI masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang Rp4.460-4.750.

Sell on Strength: Rp5.000-5.050

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penemuan Potongan Jenazah Ketiga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo dan Raja Charles III Bertemu di London, Bahas Konservasi Gajah Sumatera dan Hutan Indonesia
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
PIHPS: Harga Cabai Rawit Merah Rp48.600/kg, Telur Ayam Rp33.700/kg per 21 Januari 2026
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Sudewo Cs Kumpulkan Uang Pemerasan Pakai Karung hingga Plastik
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KM Egon Evakuasi 18 Kru KLM Puji Manunggal Sejati yang Tenggelam di Laut Jawa
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.