Kemenhaj matangkan konsep murur dan tanazul untuk haji tahun ini

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah akan menerapkan dan mematangkan skema murur atau melintas Muzdalifah tanpa turun dan skema tanazul atau pengembalian jamaah ke hotel atau tenda lebih awal dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

​Laksma TNI Harun Arrasyid mengatakan rencana tersebut sudah mendapatkan lampu hijau dari pimpinan dan akan didukung penuh oleh petugas di lapangan. Skema itu dirancang untuk mengurangi beban kepadatan jamaah di Muzdalifah yang areanya semakin terbatas, serta mengontrol aliran jamaah yang masuk ke Mina.

​"Rencana untuk murur dan tanazul itu akan kita laksanakan rencananya di tahun ini. Bapak Menteri juga akan melaksanakan proyek itu, sehingga kami dengan unsur-unsur petugas yang di Armuzna akan mendukung kebijakan itu," ujar Harun usai memberikan materi dalam diklat calon petugas haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu malam.

​Harun menjelaskan bahwa skema murur dianggap solusi paling efektif saat ini. Dengan murur, sebagian jamaah, terutama yang lansia, risiko tinggi (risti), dan penyandang disabilitas, akan tetap berada di dalam bus saat melewati Muzdalifah.

​​​​​​Lalu, jamaah berhenti sejenak untuk memenuhi rukun mabit, kemudian langsung melanjutkan perjalanan ke Mina. Hal itu akan secara signifikan mengurangi tumpukan massa di hamparan Muzdalifah.

​"Kita anggap itu lebih efektif. Dengan adanya murur, bisa mengurai kepadatan jamaah di Muzdalifah dan juga akan bisa lebih mengontrol kepadatan, baik yang ada di Muzdalifah maupun nanti yang ada di Mina," kata Harun.

​Meski demikian, Harun menyebutkan bahwa implementasi teknis terkait jumlah pasti jemaah yang akan mengikuti skema tersebut masih dalam tahap pendataan.

"Kalau sekarang ini baru konsep saja yang kita akan laksanakan. Untuk berapa jumlah jemaah yang akan melakukan itu, ini nanti kalau sudah lengkap proses pendataan dan sebagainya akan dimatangkan," ujar Harun.

​Langkah itu menunjukkan pergeseran manajemen haji yang semakin adaptif terhadap kondisi lapangan demi keselamatan jamaah.

Baca juga: Petugas haji yang sudah berhaji akan langsung ditempatkan di Mina

Baca juga: Kemenhaj: Meski biaya konsumsi haji turun, gramasi alami kenaikan

Baca juga: Menhaj: Manasik haji digelar lima kali untuk mantapkan kesiapan jamaah




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ekonom Undip Ingatkan Dampak Jangka Panjang Banjir Pantura
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Momen Prabowo Disambut Diaspora dan Diberi Bunga Setibanya di Hotel Swiss
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
OSO Minta Kader Hanura Jaga Hubungan Baik dengan Partaoi Politik Lain
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
MPPA Suntik Modal Rp46,65 Miliar ke Pengelola Supermarket Super Ekonomi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Pasang Target Realistis, Moh Zaki Ubaidillah Incar Perempat Final di Indonesia Masters 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.