JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI).
Jenazah pertama yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan pada Senin (19/1) teridentifikasi berjenis kelamin perempuan atas nama Florencia Lolita Wibison. Florencia diketahui merupakan pramugari pesawat ATR 42-500.
"Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibosono, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun," kata Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris dalam konferensi pers, Rabu.
Baca Juga: Pencarian Korban Pesawat ATR: Tim SAR Temukan Body Part, Diserahkan ke DVI untuk Identifikasi
Menurut Haris, jenazah korban berhasil teridentifikasi melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis. Jenazah Florencia telah diserahkan kepada pihak keluarga dan diterbangkan ke Jakarta.
Berdasarkan laporan Jurnalis KompasTV, Eka Marlupy, jenazah Florencia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Rabu malam. Jenazah korban selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka.
Selain itu, Tim DVI kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban lainnya yang ditemukan Tim SAR gabungan pada Minggu (18/1/2026) pekan lalu.
Jenazah korban tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki atas nama Deden Maulana. Korban kedua ini merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP.
Dipantau dari tayangan Sapa Indonesia Pagi, KompasTV, jenazah Deden diserahkan Tim DVI kepada pihak keluarga pada Rabu malam.
Jenazah Deden dijadwalkan akan diterbangkan dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Jakarta pada Kamis (22/1/2026) pagi ini.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- pesawat atr jatuh
- sulsel
- korban pesawat atr jatuh
- identifikasi korban
- korban pesawat atr teridentifikasi
- pesawat jatuh



