Bisnis.com, JAKARTA — Harga rata-rata aneka beras terpantau turun di tingkat konsumen pada Kamis (22/1/2026). Di sisi lain, harga telur ayam ras kembali merangkak naik.
Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 07.55 WIB, harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di tingkat konsumen tercatat sebesar Rp12.436 per kilogram. Adapun harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP secara nasional berada di kisaran Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.
Untuk beras medium non-SPHP, harga reratanya mencapai Rp13.874 per kilogram, sedangkan beras medium secara nasional dibanderol Rp13.575 per kilogram. Sementara itu, harga beras khusus lokal tercatat Rp15.561 per kilogram dan beras premium berada di level Rp13.566 per kilogram di tingkat konsumen.
Cabai Turun, Telur naik, Minyakita di AtasPanel Harga Bapanas mencatat harga rata-rata telur ayam ras masih mengalami kenaikan sebesar 4,08% dari harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp31.223 per kilogram. Di sisi lain, harga daging ayam ras turun tipis, meski mendekati HAP Rp40.000 per kilogram, yakni mencapai Rp39.619 per kilogram.
Berikutnya, harga daging sapi murni juga tercatat turun 3,54% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram, sehingga berada di level Rp135.048 per kilogram. Adapun harga daging kerbau segar lokal Rp140.000 per kilogram dan daging kerbau beku impor mencapai Rp104.419 per kilogram secara nasional
Beralih ke komoditas perikanan, harga ikan kembung tercatat Rp43.920 per kilogram, ikan tongkol Rp35.935 per kilogram, dan ikan bandeng Rp33.321 per kilogram di tingkat konsumen.
Baca Juga
- Telur dan Ayam Mahal, BGN Ganti Menu dengan Ikan
- BGN Siapkan MBG Tahan 12 Jam saat Puasa, Ada Kurma hingga Telur Rebus
- Harga Pangan Rabu (21/1): Telur Ayam Konsisten Naik, Cabai Turun
Masih di tingkat konsumen, harga cabai menunjukkan pergerakan yang beragam. Cabai rawit merah berada di level Rp46.182 per kilogram, atau masih dalam rentang HAP nasional Rp40.000–Rp57.000 per kilogram.
Begitu pula dengan cabai merah keriting yang tercatat Rp34.309 per kilogram, lebih rendah dari HAP Rp37.000–Rp55.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar mencapai Rp33.264 per kilogram.
Lebih lanjut, harga bawang merah berada di level Rp40.451 per kilogram atau berada di rentang HAP nasional Rp36.500–Rp41.500 per kilogram. Senada, harga rerata bawang putih bonggol tercatat Rp38.114 per kilogram atau tetap berada di dalam HAP nasional Rp38.000–Rp40.000 per kilogram.
Untuk komoditas lain, minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing tercatat Rp21.157 per liter dan Rp17.214 per liter secara nasional. Di sisi lain, harga Minyakita secara nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter, yakni mencapai Rp17.349 per liter di tingkat konsumen.
Untuk gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing dibanderol Rp18.120 per kilogram dan Rp11.110 per kilogram. Serta, harga tepung terigu kemasan dan tepung terigu curah adalah Rp12.811 per kilogram dan Rp9.690 per kilogram.
Selanjutnya, harga jagung pakan ternak tercatat Rp6.843 per kilogram atau naik 17,98% dari HAP nasional Rp5.800 per kilogram. Sebaliknya, harga kedelai biji kering impor turun dari HAP Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.689 per kilogram.


/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2018%2F02%2F09%2F034d0fac-4a51-424e-97f4-d9d7afb9ed8b_jpg.jpg)


