VIVA – Legenda Liverpool, Steven Gerrard, melontarkan pujian tinggi kepada Dominik Szoboszlai usai kemenangan The Reds atas Marseille di Liga Champions.
Gerrard menilai gelandang asal Hungaria itu punya potensi naik ke level dunia, asalkan mampu menjaga kerendahan hati.
Szoboszlai tampil gemilang saat Liverpool menang 3-0 atas Marseille pada laga Liga Champions 2025/26 di Prancis, Rabu malam waktu setempat. Gol pembuka The Reds lahir dari tendangan bebas indah Szoboszlai tepat sebelum turun minum.
Dua gol tambahan Liverpool dicetak lewat gol bunuh diri kiper Marseille Geronimo Rulli serta Cody Gakpo di masa injury time. Kemenangan ini mengantar Liverpool naik ke peringkat keempat klasemen Liga Champions, dengan satu laga tersisa.
Steven Gerrard secara khusus menyoroti performa Szoboszlai. Mantan kapten Liverpool itu menegaskan sang pemain memiliki modal lengkap untuk menjadi gelandang kelas dunia, namun harus terus berkembang dan mengontrol ego.
“Jika dia tetap rendah hati dan terus bekerja dengan cara yang benar, dia bisa naik ke level yang lebih tinggi,” kata Gerrard di TNT Sports.
Szoboszlai memang tampil konsisten sejak bergabung dari RB Leipzig dengan nilai transfer £60 juta pada 2023. Ia telah mencatat lebih dari 100 penampilan dan ikut membantu Arne Slot membawa Liverpool juara Premier League musim lalu.
Namun, pemain berusia 25 tahun itu sempat menjalani periode sulit dalam beberapa pekan terakhir, termasuk blunder di Piala FA melawan Barnsley serta gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Burnley.
“Ada sedikit ego yang muncul dalam beberapa pekan terakhir. Tapi saya melihat potensi level dunia itu ada,” ujar Gerrard.
Pelatih Liverpool Arne Slot mengaku puas dengan performa timnya di markas Marseille. Ia menilai laga tersebut tidak mudah karena tekanan suporter tuan rumah dan gaya bermain lawan.
“Kami harus bermain sangat bagus hari ini dan kami melakukannya. Kami positif dengan bola dan mencetak tiga gol,” ujar Slot.
Slot juga menegaskan pentingnya lolos langsung ke fase gugur tanpa melalui playoff, mengingat kondisi skuad yang terbatas akibat cedera.



