Trinland (TRIN) Pastikan Rahayu Saraswati Kuasai 5 Persen Saham Lewat Dua Perusahaan 

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memastikan Komisaris Utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo telah memiliki saham perseroan.

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memastikan Komisaris Utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo telah memiliki saham perseroan. (Foto: Dok. Trinland)

IDXChannel - PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Trinland (TRIN) memastikan Komisaris Utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo telah memiliki saham perseroan. Langkah tersebut dilakukan Rahayu melalui dua perusahaan, yakni PT Raksaka Satya Devya (RSD) dan PT Rada Saraswati Surya (RSS).

"Kepemilikan saham Perseroan sebesar 4 persen oleh RSD merupakan kepemilikan tidak langsung yang terkait dengan Rahayu Saraswati, sedangkan kepemilikan saham perseroan sebesar 1 persen oleh RSS merupakan kepemilikan langsung," kata Direktur Utama Trinland, Ishak Chandra lewat surat kepada BEI, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:
Trinland (TRIN) Berencana Tambah Komisaris Independen

Dalam struktur kepemilikan saham, RSD dimiliki oleh Rizky Emirdhani Utama, Nicholas, dan Rifki Pratomo dengan ultimate beneficial owner Rahayu Saraswati. Sedangkan, RSS dimiliki langsung oleh Rahayu dan PT Tiga Pilar Karang.

Ishak menjelaskan, pengalihan saham kepada kedua entitas tersebut terjadi pada 16 Desember 2025, sehingga Rahayu kini menguasai total 5 persen saham TRIN. Saat ini, belum ada transaksi lanjutan dari Rahayu meski sebelumnya ada rencana untuk memiliki hingga 20 persen saham transaksi.

Baca Juga:
Rahayu Saraswati Resmi Kuasai 5 Persen Saham Trinland (TRIN)

"Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku apabila terdapat perkembangan atau realisasi transaksi lanjutan di kemudian hari," katanya.

Meski Rahayu memiliki lima persen, perseroan memasukkan kepemilikan tersebut ke dalam kategori free float. Hal tersebut berdampak pada kenaikan porsi free float dari 13,59 persen pada akhir November 2025 menjadi 22,26 persen pada Desember 2025.

Ishak beralasan, kedua entitas yang dimiliki Rahayu bersifat minoritas, tidak disertai hak atau ketentuan khusus, dan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pengelolaan saham.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Telur Palsu di Banda, Maluku Tengah: Polisi Periksa Penjual hingga Uji Lab
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Putuskan Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Bersama 7 Negara Lainnya
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Viral! Kades di Sragen Mandi Lumpur Protes Jalan Rusak
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Jepang Aktifkan Kembali PLTN Terbesar di Dunia meski Tuai Protes
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Emas Bertahan Kuat Meski Sentimen Geopolitik Sedikit Mendingin
• 3 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.