Liputan6.com, Jakarta - Kemacetan panjang terjadi di sejumlah titik di Jakarta Timur, salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Kemacetan terjadi setelah banjir merendam ruas jalan tersebut.
Sejak pukul 06.00 WIB, kendaraan roda dua dan roda empat tak bergerak hingga beberapa kilometer. Terutama dari arah Cawang menuju Jatinegara.
Advertisement
Michael (36) merasakan betul kemacetan tersebut. Dia mengaku terjebak lebih dari satu jam saat berangkat dari Cililitan menuju Rawamangun.
"Saya tadi dari Cililitan mau berangkat kerja ke daerah Rawamangun. Tadi sempat banjir, tapi alhamdulillah sekarang udah enggak terlalu," ujar Michael, Kamis (22/1/2026).
Tak hanya Michael, Kevin (29) juga merasakan serupa. Dia mengatakan, laju kendaraan tersendat akibat kondisi jalan yang masih basah dan licin, serta adanya sisa kerikil yang tertinggal di badan jalan pasca banjir. Kemacetan semakin parah karena volume kendaraan yang tinggi, terutama pada jam berangkat kerja.
"Macetnya dari pagi udah ramai banget, udah jalan dikit-dikit doang, apalagi tadi sempet banjir sedikit," kata dia di Jalan DI Panjaitan, dikutip dari Antara.
Pengendara pun terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintas di titik-titik rawan. Petugas Kepolisian bersama Dinas Perhubungan berjaga di sejumlah persimpangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
Tak hanya itu, beberapa personel Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) bersiaga di sepanjang jalan sambil membersihkan sampah yang menyumbat tali-tali air. Adapun ketinggian air di ruas Jalan DI Panjaitan mencapai sekitar 40 sentimeter (cm).



