Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini Kata Pramono

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi aksi mogok jualan pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek. Pramono sudah memantau langsung kondisi di lapangan dan meyakini aktivitas jual beli daging di Jakarta tetap akan berjalan.

"Saya sudah membaca beritanya dan juga sudah mengecek di lapangan. Memang ada keinginan seperti itu, tapi saya yakin tetap akan ada yang berjualan di Jakarta," kata Pramono di Kawasan Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Pedagang Kompak Mogok, Los Daging Pasar Klender Berubah Jadi Lorong Gelap

Pramono menilai, tidak semua pedagang bisa sepenuhnya mengikuti seruan asosiasi untuk menghentikan penjualan. Menurutnya Jakarta tetap menjadi pasar utama bagi pedagang daging.

"Untuk berjualan di Jakarta itu juga menjadi bagian yang tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya untuk berjualan," ujarnya.

Terkait mahalnya harga daging sapi yang menjadi pemicu aksi tersebut, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus memantau kondisi pasokan dan harga di pasaran. Dia meminta masyarakat tidak panik menyikapi isu mogok jualan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, pedagang daging sapi se-Jabodetabek berencana melakukan aksi mogok dagang. Aksi ini dilakukan mulai Kamis (22/1) sampai Sabtu (24/1).

Baca juga: Jakarta Diprediksi Hujan 8 Jam, Pramono Modifikasi Cuaca 2 Kali Hari Ini

Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta Wahyu Purnama menyampaikan aksi pemogokan ini dilakukan di seluruh pasar dan rumah potong hewan (RPH) di Jabodetabek.

"Melalui surat ini maka kami memberitahukan bahwa seluruh anggota asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bandar sapi potong dan pedagang daging akan melakukan aksi mogok dagang sebagai salah satu bentuk protes dan keprihatinan," kata Wahyu dalam surat yang diterima detikcom, Rabu (21/1).

Wahyu menjelaskan aksi ini dilakukan karena masih tingginya harga sapi timbang hidup di feedloter yang terlalu tinggi. Begitu pula harga karkas dari RPH juga turut naik. Di sisi lain, ia menilai daya beli masyarakat menurun.




(bel/idn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Resmi Bergabung Liga Perdamaian Buatan Trump, Dukung Transisi Gaza
• 7 jam laludisway.id
thumb
Jadi Ketum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid Mundur dari Komisaris Jakpro
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Sulsel Kerahkan Anjing Pelacak Cari Korban Pesawat ATR 42-500
• 7 jam laludetik.com
thumb
Pernyataan Guru Honorer Tri Wulansari setelah Status Tersangkanya Dicabut
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Pertemuan Hangat Raja Charles III dan Presiden Prabowo Bahas Konservasi Gajah di Lancaster House
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.