Bisnis.com, BATAM – Bandara Internasional Hang Nadim Batam kembali menambah rute penerbangan internasional. Bersama maskapai berbiaya hemat AirAsia Malaysia, PT Bandara Internasional Batam (BIB) resmi membuka rute Batam–Kuala Lumpur (BTH–KUL) yang akan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026 dengan frekuensi setiap hari.
Rute internasional baru ini menghubungkan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan Kuala Lumpur International Airport (KUL) dan menjadi bagian dari strategi AirAsia Malaysia dalam memperluas jaringan penerbangan di kawasan Asia Tenggara sekaligus memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Malaysia.
Batam dinilai sebagai pasar potensial dengan pertumbuhan penumpang yang stabil, baik untuk kebutuhan wisata, perjalanan bisnis, maupun konektivitas lanjutan ke berbagai destinasi internasional.
Melalui rute ini, penumpang dari dan menuju Batam mendapatkan akses langsung ke Kuala Lumpur sebagai salah satu hub utama AirAsia Group. Selain itu, tersedia layanan konektivitas lanjutan (fly-thru) ke sejumlah destinasi internasional populer, seperti Bangkok, Ho Chi Minh City, Almaty, Istanbul, dan kota-kota lainnya dalam jaringan AirAsia.
Adapun jadwal penerbangan rute Batam–Kuala Lumpur sebagai berikut:
- AK 472 Kuala Lumpur–Batam, berangkat pukul 08.05 dan tiba pukul 08.15
- AK 471 Batam–Kuala Lumpur, berangkat pukul 08.45 dan tiba pukul 10.55
Dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit, rute ini diharapkan menjadi pilihan perjalanan udara yang efisien, terjangkau, dan nyaman bagi masyarakat kedua negara.
Baca Juga
- Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam - Jambi
- Arus Penumpang Bandara Hang Nadim Batam Capai 173.217 Orang Selama Nataru
- Arus Mudik Nataru, Jumlah Flight di Bandara Hang Nadim Meningkat 4,7%
Seiring pembukaan rute tersebut, AirAsia Malaysia juga menawarkan tarif promosi dengan periode terbang mulai 13 Maret hingga 24 Oktober 2026, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Annang Setia Budhi mengatakan pembukaan rute Batam–Kuala Lumpur menunjukkan tren positif minat masyarakat terhadap penerbangan internasional dari Batam.
“Kehadiran rute ini diyakini akan berkontribusi terhadap peningkatan trafik penumpang internasional, penguatan sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam,” ujar Annang.
Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kepulauan Riau.
“Kami optimistis rute ini akan mendorong peningkatan trafik penumpang internasional serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah, khususnya Kota Batam,” katanya.




