Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memastikan harga pangan untuk bulan Ramadan stabil. Ia melarang pedagang menjual bahan pokok pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Amran menjelaskan pemerintah berupaya menjaga HET dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk sejumlah komoditas.
“Kita menjaga HET harga eceran tertinggi pangan sekarang sampai bulan Ramadan sampai selesai dan HPP juga kita jaga. Kenapa? Alhamdulillah stok kita pangan strategis beras stok kita hari ini 3,3 juta ton. Ini tertinggi stok akhir tahun Januari sepanjang sejarah,” kata Amran usai Rapat Koordinasi Bapanas jelang Ramadan di Kantor Kementan, Jakarta Selatan pada Kamis (22/1).
Amran menjelaskan stok minyak goreng, bawang merah, telur mencukupi untuk permintaan yang kerap tinggi saat Ramadan. Justru, harga daging ayam yang dijual di bawah Harga Pokok Produksi.
“Ayam justru di bawah HPP tadi. Itu hanya Rp 23 ribu per kilogram padahal HPP-nya Rp 25 ribu. Nah ini harus naik. Insya Allah di Ramadan naik,” ujar Amran.
Amran tak akan segan menindak tegas pedagang yang menjual bahan pokok pangan di atas HET. Mentan akan melibatkan Satgas Pangan untuk menindak pedagang.
Menurut catatan Amran, dari unsur produsen, pedagang sampai distributor saat ini sudah sepakat tak menjual harga bahan pokok pangan di atas HET.
“Enggak ada lagi kesempatan. Sudah lama kita imbau-imbau. Tidak boleh menjual di atas HET,” kata Amran.




