KPK Telusuri Aliran Uang Proyek Kereta ke Anggota DPR, 19 Nama Disebut

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menelusuri pihak-pihak yang menerima aliran dana haram dari proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Penelusuran itu termasuk mengusut dugaan keterlibatan anggota DPR yang namanya disebut dalam fakta persidangan kasus tersebut.

BACA JUGA: KPK Periksa Bos Travel hingga Pejabat Kemenag di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan hal itu setelah menetapkan mantan anggota Komisi V DPR Sudewo sebagai tersangka.

"Mengingat sejumlah saksi juga masih terus dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan, guna memperkuat bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik dalam mengungkap perkara ini. Baik untuk menerangkan pihak-pihak yang diduga berperan maupun yang menerima aliran uang dari dugaan tindak pidana korupsi ini," kata Budi kepada wartawan, Kamis (22/1).

BACA JUGA: KPK Sita Uang dan Dokumen dalam Penggeledahan Rumah Wali Kota Madiun

Penetapan tersangka terhadap Sudewo menjadi pintu masuk untuk mendalami dugaan keterlibatan anggota Komisi V DPR periode 2019-2024.

Fakta persidangan dan putusan perkara suap sebelumnya telah mengungkap 19 nama anggota dan pimpinan Komisi V DPR yang diduga terlibat. Mereka adalah Lasarus (PDIP), Ridwan Bae (Golkar), Hamka Baco Kady (Golkar), Sudewo (Gerindra), Novita Wijayanti (Gerindra), Sumail Abdullah (Gerindra), Ali Mufthi (Golkar), Ishak Mekki (Demokrat), Lasmi Indaryani (Demokrat), Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB), Sofyan Ali (PKB), Mochamad Herviano Widyatama (PDIP), Sukur H Nababan (PDIP), Sudjadi (PDIP), Sadarestuwati (PDIP), Sri Rahayu (PDIP), Sarce Bandaso Tandiasik (PDIP), Fadholi (Nasdem), dan Sri Wahyuni (Nasdem).

BACA JUGA: Sudewo Kena OTT KPK, Risma Ardhi Jadi Plt Bupati Pati

Budi menegaskan bahwa pemanggilan saksi, termasuk anggota DPR yang disebut, merupakan kewenangan penyidik sesuai kebutuhan. “Untuk pemanggilan para saksi sesuai kebutuhan penyidik. Kita ikuti perkembangan penyidikan perkara ini,” katanya.

Sudewo disebut menerima uang Rp720 juta dari Direktur PT Istana Putra Agung, Dion Renato Sugiarto, terkait proyek pembangunan jalur ganda kereta api Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.

KPK sebelumnya telah menyita uang sebesar Rp3 miliar dari Sudewo dalam penanganan kasus ini. Dalam persidangan terdakwa lain, Sudewo yang dihadirkan sebagai saksi mengklaim uang yang disita merupakan gaji dari DPR dan hasil usahanya.

"Uang gaji dari DPR, kan diberikan dalam bentuk tunai," katanya dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang pada November 2023 lalu. (tan/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bupati Sudewo Kena OTT KPK, Ahmad Husein Siap-Siap Saja


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Paviliun Indonesia Resmi Dibuka di Davos Swiss
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gibran Sambangi Ponpes Cipasung, Tabarukan hingga Bicara AI Santri
• 23 jam laluokezone.com
thumb
RUU Jabatan Hakim, Status PNS Berubah Jadi Pejabat Negara
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Upaya Pemprov PBD Jaga Terumbu Karang di Raja Ampat: Wajibkan Penggunaan Mooring, Jangkar Dilarang
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Obati Kangen Fans di Indonesia, HIGHLIGHT Akui Ketagihan Nasi Padang
• 23 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.