Purbaya Beri Peringatan ke Pegawai Pajak & Bea Cukai, Bakal Rombak Besar-besaran

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan kembali melakukan perombakan besar-besaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Rencana tersebut disampaikan Purbaya saat melantik sejumlah pejabat baru di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Kamis (22/1). Perombakan dilakukan untuk menggantikan sejumlah pegawai yang terseret dugaan kasus korupsi penerimaan gratifikasi.

"Kita ambil langkah-langkah strategis sampai ke level Kanwil, kita mutasikan. Ini juga peringatan untuk pegawai pajak yang lain, mungkin juga BC (Bea Cukai) sekaligus, dan pegawai Kemenkeu yang lain," kata Purbaya.

Dia menegaskan bahwa kebijakan mutasi ini tidak berhenti pada tahap awal saja dan akan diperluas dalam waktu dekat. "Ini saya juga bukan yang terakhir, kita akan lakukan dalam 1-2 bulan ini yang lebih ramai lagi, yang lebih besar-besar lagi," ungkapnya.

Purbaya menjelaskan, langkah tegas tersebut bukan semata-mata karena adanya temuan indikasi penyelewengan baru. "Tapi kita lihat ada beberapa kerjaan yang tidak dikerjakan sebagaimana seharusnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menekankan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada pegawai yang terbukti menyalahgunakan kewenangan. Bentuk sanksi dapat berupa mutasi ke daerah terpencil hingga pencopotan jabatan, sesuai tingkat pelanggaran.

Purbaya menepis anggapan bahwa kebijakan keras ini dilakukan demi pencitraan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk ketegasan negara dalam menghadapi penyimpangan.

"Ini bukan karena saya emosi atau mau gaya-gaya, tapi ini karena negara tidak boleh kawah oleh penyimpangan," kata Purbaya.

Ia juga menyinggung sejumlah kasus pegawai pajak yang sedang diproses oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari situ, Purbaya menilai bahwa pelanggaran di lingkungan Kementerian Keuangan kerap tidak dilakukan secara individu semata.

"Saya ingatkan lagi bahwa mereka di bawah tidak bekerja sendirian, mereka diawasi oleh atasannya. Atasannya harus mengawasi betul kerja bawahannya. Jangan sampai terlibat, tapi jangan sampai dikibulin, kalau hanya main-main atasnya tidak tahu," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
GrabKios, Langkah Nyata Grab Mendampingi Keluarga Almarhum Dandi
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Realisasi Anggaran Kemenbud 2025 Tembus 96,85 Persen
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Kiper PSIR Minta Maaf Gara-Gara Tendangan Kungfunya Bikin Pemain Persikaba Dilarikan ke Rumah Sakit
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Megawati Soekarnoputri dan Dialektika Politik Waktu Panjang
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Putra Nababan Kritik Target Ekraf 2026
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.