Patra Niaga Regional Jatimbalinus Catat Pasokan Energi Aman di Periode Satgas Nataru 2025/2026

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Erasmus Nagi Noi

TVRINews, NTT

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran layanan energi selama masa Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026 . Yudha menyampaikan, untuk wilayah NTT sendiri terjadi kenaikan konsumsi pada produk Kerosene dibandingkan kondisi normal, yakni sebesar 22 persen.

Sedangkan untuk BBM (Gasoline) dan Avtur, konsumsi selama Nataru cenderung sama dengan rata-rata konsumsi pada kondisi normal. Adapun untuk gasoil mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.

“Terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas,” ujar Yudha.

Satgas Nataru 2025/2026 yang berlangsung lebih panjang dari tahun sebelumnya dan sudah dimulai sejak 13 November 2025, bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk NTT, khususnya selama momen Natal dan Tahun Baru yang identik dengan peningkatan konsumsi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas terjaga dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.

Selama masa Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di NTT melalui pengoperasian 9 Terminal BBM, 142 SPBU, 11 SPBUN, 7 Agen LPG Non Subsidi, dan 6 Aviation Fuel Terminal. Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh.

Guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Nataru di NTT. Layanan tersebut mencakup 13 SPBU Siaga 24 jam, 3 Agen LPG Siaga, dan 3 unit motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.

Ahad menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas Nataru 2025/2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan.

“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” tutupnya.

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
WEF 2026 Masih Berlanjut, Agenda Bilateral Ramaikan Pavilion Indonesia
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perempuan Tangguh Tompobulu Terlibat dalam Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Keuangan
• 1 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Harga Sapi Mahal, Pedagang Daging di Pasar Minggu Jakarta Mogok Jualan
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kronologi Hilangnya Pendaki di Bukit Mongkrang, Tim SAR Kerahkan Drone hingga Anjing Pelacak
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.