Bisnis.com, JAKARTA — Sinar Mas Land kembali melanjutkan National Sales Program bertajuk Royal Key pada hari ini, Kamis (22/1/2026). Program tersebut dijalankan dalam rangka mendongkrak laju penjualan sepanjang tahun ini.
Deputy Group CEO Strategic Development and Asset Sinar Mas Land, Herry Hendarta mengungkap pihaknya membidik penjualan tembus Rp3,6 triliun dari pelaksanaan program Royal Key.
"Program kami sangat menguntungkan, baik bagi konsumen maupun bagi kontribusi untuk Sinar Mas Land terhadap marketing sales kami. Jadi kami targetkan program ini untuk satu tahun ini Rp3,6 triliun," kata Herry dalam agenda MoU Signing & Press Conference Grand Launching SML National Program 2026 di BSD City, Kamis (22/1/2026).
Herry menambahkan, sejumlah promo yang disediakan dalam program Royal Key mulai dari diskon sampai dengan 25%, subsidi down payment (DP) hingga 15%, serta bebas biaya IPL sampai 1 tahun untuk pembelian apartemen.
Tak hanya itu, Sinar Mas Land turut memberikan voucher potongan harga sampai dengan 10%, hingga pembebasan BPHTB.
Pada saat yang sama, Chief of Coporate Sales and Marketing Sinar Mas Land, Dina Asmahani menuturkan total unit ready stock yang masuk dalam kategori Royal Key mencapai 1.400 unit.
Baca Juga
- Emiten Sinar Mas Land SMDM Raih Laba Bersih Rp123,77 Miliar pada 2024
- Sinar Mas Land Kembangkan Area Komersial di Kawasan Bersertifikat Greenship
- Bangun Kawasan Ramah Lingkungan, Strategi Sinar Mas Land Capai Target Prapenjualan 2025
Produk itu tersebar di sejumlah proyek Sinar Mas Land, mulai dari BSD City Banjarwijaya, Kota Wisata, Wisata Bukit Mas, Legenda Wisata, kemudian Klaska di Surabaya dan Wisata Bukit Mas.
"Kalau apartemen Jakarta itu ada Elements, Southgate, Aerium, kemudian di Balikpapan kita ada Grand City, dan di Batam kita ada Nuvasa Bay," jelas Dian.
Selain itu, terdapat dua proyek baru Sinar Mas Land yang turut serta dalam program nasional Royal Key 2026 yakni township Rancamaya dan Royal Tajur yang berlokasi di Bogor.
Untuk diketahui sebelumnya, Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) membidik prapenjualan atau marketing sales mencapai Rp10 triliun sepanjang 2025.
Direktur BSDE, Hermawan Wijaya menjelaskan bahwa hingga Kuartal III/2025 marketing sales yang dibukukan sebesar Rp7,10 triliun atau setara dengan 71% dari target tahunan sebesar Rp10 triliun.
Hermawan mengatakan capaian itu tumbuh sekitar 4% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yakni Rp6,84 triliun.
“Hal tersebut mencerminkan adanya permintaan yang tetap terjaga di pasar properti,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (27/10/2025).





