Hujan yang mengguyur Jakarta pada Kamis (22/1) sore menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir. Salah satunya akses ke Stasiun Kereta Cepat Halim di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.
Kondisi tersebut menimbulkan kepadatan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan keterlambatan penumpang Whoosh. Maka itu calon penumpang diimbau untuk mengatur ulang waktu perjalanan.
General Manager KCIC Eva Chairunisa mengimbau calon penumpang Whoosh mengimbau calon penumpang Whoosh berangkat menuju stasiun lebih awal. Pertimbangkan juga mencari jalur alternatif.
"Penumpang dapat memanfaatkan akses exit tol Halim dan moda transportasi LRT menuju Stasiun Halim sebagai pilihan akses yang lebih stabil dan tidak terdampak kondisi genangan air di jalan raya," kata Eva dalam keterangannya.
Di area stasiun, Eva melanjutkan KCIC telah menyiagakan petugas tambahan untuk membantu penumpang. Termasuk memberikan panduan jalur aman, membantu penumpang di area luar stasiun, serta memastikan keselamatan penumpang di tengah kondisi hujan dan permukaan yang licin.
Terkait penumpang yang datang terlambat, Eva menerangkan, KCIC memfasilitasi reschedule perjalanan hingga maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan.
"Adapun bagi penumpang yang terlambat, selama masih dalam batas waktu 15 menit setelah jadwal keberangkatannya, maka proses reschedule tetap dapat dilakukan di loket Stasiun," tuturnya.
Adapun untuk operasional dan prasarana Whoosh masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami keterlambatan. Jika terjadi hujan yang cukup tinggi di jalur, maka Whoosh akan melakukan pembatasan kecepatan demi alasan keselamatan.
“KCIC terus memantau kondisi cuaca dan akses menuju stasiun secara berkala serta akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," pungkas Eva.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
