GenPI.co - Sebanyak 2 jenazah korban pesawat ATR jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, kembali ditemukan.
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii mengatakan 2 jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh dalam kecelakaan pesawat ini.
"Saya ingin sampaikan bahwa sampai hari ini telah ditemukan dua korban dalam bentuk jenazah dengan body part (potongan tubuh), total ada sembilan pak," kata dia, Kamis (22/1).
Syafii menjelaskan selanjutnya evakuasi terhadap sejumlah potongan tubuh jenazah korban dan potongan pesawat.
Nantinya body part korban dibawa ke posko DVI Biddokes Polda Sulsel di Makassar.
"Ini sedang proses evakuasi dan saya sampaikan bahwa kami telah temukan body part, baik itu pesawat maupun anggota tubuh," beber dia.
Namun demikian, Syafii mengaku belum memastikan apakah 9 body part yang ditemukan merupakan bagian tubuh korban pesawat nahas itu atau bukan.
"Soal jumlah body part itu nanti, apakah benar-benar 9 korban atau bagaimana. Nanti dari DVI yang bisa jelaskan," terang dia.
Sementara itu, informasi berbeda disampaikan Ops Kodam XVI/Hasanuddin Kolonel Dody Triyo Hadi menyebut hasil temuan korban pesawat ATR sebanyak 6 orang.
"Melaporkan, tadi tim elang satu sampai elang lima, melaporkan sampai pukul 10.46 WITA, ada enam jenazah yang lokasinya tersebar di radius 50 meter dari yang (korban) ditemukan pertama, dan posisi dari puncak kurang lebih 250 meter," beber dia.
Dia mengungkapkan evakuasi jenazah menggunakan teknik jetring rescuer atau pengangkatan dari jurang ke puncak Gunung Bulusaraung.
Dia menyebut ditemukan 8 korban dengan 1 potongan tulang lengan.
Posisinya kurang lebih di bawah arah selatan dari posisi jenazah pertama ditemukan kurang lebih 100 meter ke bawah.
"Dilaporkan kondisinya membesar (membengkak), sehingga tim di depan sulit untuk mengenali, tetapi, terlihat bagiannya (tubuh) besar,” jelas dia.(ant)
Tonton Video viral berikut:



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2018%2F10%2F09%2Fa4976acb-066f-4fec-82ad-d019b104c24d.jpg)
