Bos JP Morgan: Usulan Trump Batasi Bunga Kartu Kredit Bisa Picu Bencana Ekonomi

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon memperingatkan, usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membatasi bunga kartu kredit menjadi maksimal 10% akan menjadi bencana ekonomi.

Mengutip BBC, Dimon menilai, rencana Trump dapat menyebabkan sebagian besar warga Amerika kehilangan akses kredit karena sebenanya mereka memiliki skor kredit yang rendah. Hal ini akan berdampak pada restoran, peritel, perusahaan perjalanan, dan sekolah.

 Trump pada bulan ini menulis di akun media sosialnya, Truth Social bahwa suku bunga kartu kredit harus dibatasi hingga 10% selama satu tahun mulai 20 Januari 2026.  Pembatasan tersebut hingga kini belum diberlakukan dan Trump tidak mengatakan bagaimana hal tersebut akan ditegakkan. 

Dimon yang menanggapi kebijakan Trump saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Dimon mengatakan bahwa rencana Trump akan membatasi akses kredit bagi 80% warga Amerika. Kartu kredit saat ini adalah dana cadangan warga Amerika Serikat.

Dimon pun menyindir Bernie Sanders dan Elizabeth Warren, yang mendukung rencana Trump dengan mengatakan bahwa sebaiknya kebijakan tersebut diujicoba di negara mereka masing-masing terlebih dahulu, yakni di Vermont dan Massachusetts.

Ia mengingatkan, pihak yang paling dirugikan dari rencana ini bukanlah perusahaan kartu kredit, melainkan restoran, peretail, perusahaan perjalanan, sekolah, dan pemerintah daerah. Ini karena warga Amerika Serikat akan kesulitan membayar tagihan air mereka.

Para eksekutif JP Morgan, termasuk Dimon, sebelumnya telah memperingatkan bahwa pembatasan suku bunga 10% akan sangat merugikan konsumen, dan telah menyuarakan kritik terhadap rencana Trump. 

Trump yang mengaku telah menerima telepon dari perusahaan-perusahaan kartu kredit tak gentar dengan rencananya. Dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Rabu (21/1), Trump kembali menegaskan bahwa 

Trump kembali menegaskan sarannya pada hari Rabu, dengan mengatakan kepada saluran berita bisnis CNBC: "Saya telah menerima telepon dari perusahaan kartu kredit, orang-orang yang sebenarnya adalah teman saya, dan saya memperlakukan mereka dengan baik.

"Saya sangat menghormati mereka, tetapi mereka menghasilkan banyak uang, mereka harus memberi keringanan kepada orang-orang."

Asosiasi perbankan AS mengatakan pembatasan suku bunga akan mempersulit orang untuk mengakses kredit dan akan "menghancurkan" jutaan keluarga dan usaha kecil. Suku bunga rata-rata untuk kartu kredit di AS saat ini berkisar 20%.

Dalam pernyataannya di media sosial pada 13 Januari, Trump menyerukan batas maksimal bunga kredit sebesar 10% yang merupakan ide kampanyenya saat pemilihan presiden 2024.

"Mulai 20 Januari 2026, saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, menyerukan pembatasan suku bunga kartu kredit selama satu tahun sebesar 10%. Harap diketahui bahwa kami tidak akan lagi membiarkan masyarakat Amerika 'ditipu' oleh perusahaan kartu kredit," ujar Trump

Unggahan media sosial tersebut menimbulkan kekhawatiran. Para investor di perusahaan kartu kredit American Express, Visa, dan Mastercard, sementara bank Inggris Barclays juga mengalami penurunan harga saham.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sahrin Hamid: Anies dan Partai Gerakan Rakyat Bagaikan Dua Sisi Mata Uang, Tidak Bisa Dipisahkan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Video: Harga Emas Cetak Rekor, Logam Mulia-Perhiasan Emas Jadi Buruan
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mahasiswa UNM Ricuh Adang Mobil Sekjen Kemendikti, Tolak Plh Rektor dari Luar Kampus
• 40 menit lalumediaindonesia.com
thumb
RI Darurat Scam: OJK Hadapi 1.000 Aduan/Hari, Rekening Korban Auto Ludes
• 50 menit lalubisnis.com
thumb
Kuasa Hukum Jelaskan Kronologi dan Modus Penipuan yang Seret Nama Bupati Sidoarjo
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.