PBB Peringatkan Dunia Masuk Era Kebangkrutan Air Global

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan terkait kondisi sumber daya air global. Dalam laporan yang dirilis pada Selasa, PBB menyatakan bahwa dunia kini sedang memasuki era yang disebut sebagai “kebangkrutan air global,” sebuah kondisi ketika sistem air tidak lagi mampu mendorong kebutuhan manusia dan lingkungan secara berkelanjutan.

Laporan yang diterbitkan Institut Air, Lingkungan, dan Kesehatan Universitas PBB (United Nations University Institue for Water, Environment, and Health) mengungkapkan bahwa penurunan terhadap cadangan air tanah yang kronis, alokasi air yang berlebihan, degradasi lahan, deforestasi, dan polusi. Seluruh faktor tersebut diperparah oleh dampak perubahan iklim yang semakin ektsrem.

Advertisement

BACA JUGA: Indonesia dan Inggris Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Alam Berkelanjutan

Menurut laporan,  berbagai wilayah telah melampaui batas hidrologisnya, yakni ambang kemampuan alam dalam menyediakan dan memulihkan sumber daya air. Akibatnya, istilah-istilah umum yang digunakan seperti “stres air” dan “krisis air,” tidak lagi mencerminkan kenyataan di banyak area, melainkan telah memasuki tahap pascakrisis yang ditandai dengan kerugian permanen dan ketidakmampuan untuk pulih ke tingkat  historis.

Penulis utama dalam laporam, Kaveh Madani menilai situasi ini sebagai peringatan keras global. “Laporan ini mengungkapkan kebenaran yang tidak mengenakkan. Banyak wilayah hidup melebihi kapasitas hidrologis mereka, dan banyak sistem air penting telah mengalami kebangkrutan," tuturnya, melansir Antara, Kamis (22/01/2026).

Menurutnya, meski tidak semua negara atau cekungan sungai telah mencapai tahap kebangkrutan air, jumlah sistem utama yang telah melewati ambang batas tergolong signifikan. Hal ini, telah mengubah lanskap risiko global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bolehkah Sepatu Padel Dipakai di Luar Lapangan? Ini Penjelasannya
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Seminggu Mengungsi, Warga Kudus Mulai Jenuh Meski Banjir Masih Rendam Permukiman
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu AS Tuduh Jerome Powell Politisasi The Fed
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Polri Ajak Publik Memahami Ancaman TPPO yang Kian Kompleks Lewat Buku
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Biaya Hidup Naik, Upah Minimum Tertinggal: Kemnaker Ingatkan Pentingnya Hitung Kebutuhan
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.