Liputan6.com, Jakarta - Gempa Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Vilyuchinsk Rusia, Kamis (22/1/2026), pukul 19.42.35 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 9BMKG) menyebutkan, episenter gempa Rusia ini terletak pada koordinat 51.79°LU; 158.552° BT 128 km utara Vilyuchinsk, Russia pada kedalaman 52,2 Km.
Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempabumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).
Advertisement
"Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," katanya.
Masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempa ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
"Hingga 22 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, hasil monitoring menunjukkan tidak ada event gempabumi susulan (aftershock)," ungkap Daryono.




