Harga Emas Tembus Rp3 Juta per Gram, Analis Prediksi Target Selanjutnya Rp118 Juta

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Reli harga emas global kembali memantik perdebatan di kalangan investor. Setelah melesat sekitar 75 persen dalam setahun terakhir, pasar menyakini harga logam mulia ini berpotensi terbang ke harga US$7.000 atau sekitar Rp 118,2 juta (estimasi kurs Rp 16.890 per dolar AS) pers ons.

Dikutip dari Gold Price hingga pukul 15.23 WIB pada Kamis, 22 Januari 2026, harga emas berada di level US$4.828,98 atau sekitara Rp 81,5 juta per ons. Harga itu merosot 6 poin atau 0,12 persen pada sesi perdagangan hari ini.

Baca Juga :
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Bahlil Tegaskan Sudah Lalui Kajian Mendalam
Ini Biang Kerok Harga Bitcoin Anjlok, Nasibnya Beda dengan Emas

Kepala Market Perspectives and Research SAMCO Securities, Apurva Sheth, menilai lonjakan harga emas dalam beberapa bulan terakhir ditopang kombinasi sentimen fundamental yang kuat. Mulai dari ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan, defisit fiskal struktural yang tinggi, permintaan bank sentral yang tetap solid, hingga lingkungan suku bunga riil yang mendukung.

Terlepas dari penurunan harga hari ini, Sheth menegaskan emas tetap relevan sebagai jangkar portofolio jangka panjang. Ia menegaskan logam mulia ini bukan sekadar instrumen trading jangka pendek.

Ilustrasi Logam Mulia (Emas)
Photo :
  • Freepik

“Konsolidasi wajar terjadi setelah reli kuat, secara keseluruhan emas masih berada dalam posisi yang solid untuk beberapa tahun mendatang,” ujar Sheth dikutip dari Business Standard pada Kamis, 22 Januari 2026.

Berdasarkan analisis Fibonacci extension, Sheth memproyeksikan target kenaikan emas berikutnya berada di area US$7.040 atau Rp 118,8 juta per ons dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Level tersebut mencerminkan potensi kenaikan lanjutan seiring berjalannya siklus,” katanya.

Pandangan bullish juga datang dari Global Head of Equity Strategy Jefferies, Christopher Wood. Ia melihat reli emas masih memiliki tenaga dan memperkirakan harga emas bisa mencapai US$6.600 per ons dalam beberapa bulan ke depan.

Hari ini, harga emas 1 gram Antam dibanderol Rp3.069.000, naik dibandingkan harga kemarin yang dibanderol Rp3.011.000, per gram. Sedangkan harga emas 1 gram Galeri24 dibanderol Rp 2.833.000 per gram atau naik dibandingkan kemarin Rp 2.766.000.

Baca Juga :
Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2026: Produk Antam Melorot, Global Terjun Bebas
Emas Cetak Rekor Sepanjang Sejarah Capai Harga Rp81 Juta, Analis Pede Bisa Tembus Cepe
Operasi SAR Ditutup, 3 Orang Hilang di Tambang Emas Pongkor Tak Ditemukan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Serba-serbi Piala Dunia 1930, Ketinggalan Kapal Hingga Campur Tangan Raja
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Menjelang Pementasan, Musikal Perahu Kertas Rilis Dua Lagu Orisinal Penuh Makna
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Video: OJK Buka Suara soal Dugaan Kasus Penipuan Kripto Timothy Ronald
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kata-Kata Agen usai Memastikan Paulo Ricardo Gabung Persija Jakarta
• 9 jam lalubola.com
thumb
Pemkot Surabaya Akan Perketat Seleksi Beasiswa Pemuda Tangguh
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.