Presiden Prabowo Ungkap Harapan Besar Indonesia untuk Rakyat Palestina Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza

tvonenews.com
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menyatakan Indonesia bergabung sebagai anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk Gaza, sebuah inisiatif strategis yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump.

Pengesahan dewan tersebut berlangsung khidmat di Congress Hall, lokasi perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1) siang. 

Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo turut membubuhkan tanda tangannya di atas Piagam Dewan Perdamaian, bersanding dengan Presiden Trump, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán, serta sejumlah pemimpin negara lainnya.

Selepas acara, Presiden Prabowo menyambut optimis pembentukan wadah ini sebagai jalan keluar bagi krisis kemanusiaan di Palestina.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ujar Presiden Prabowo kepada awak media di Davos.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa tanda-tanda membaiknya situasi di lapangan mulai terlihat seiring dengan masuknya dukungan internasional secara masif.

"Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta," tegasnya.

Menurut Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam dewan ini memiliki visi yang sama, yakni menghentikan konflik dan memberikan bantuan nyata bagi rakyat Palestina. 

"Siapa yang ingin perdamaian (ada) di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina (ada di dewan tersebut)," tambahnya.

Indonesia tidak sendirian. Piagam tersebut juga ditandatangani oleh perwakilan dari 20 negara lainnya, termasuk Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Qatar, Mesir, hingga Argentina dan Belgia.

Dalam sambutannya, Presiden Trump memaparkan visi besar di balik pembentukan organisasi ini. 

Tak hanya sekadar menghentikan perang, pemerintah AS melalui dua pejabatnya juga mempresentasikan rencana ambisius untuk merekonstruksi Gaza. 

Salah satu poin yang mencuri perhatian adalah rencana transformasi Gaza menjadi pusat bisnis baru yang menjanjikan lapangan pekerjaan serta kemakmuran bagi warga Palestina.

Suasana hangat juga terlihat di penghujung acara. Saat beranjak meninggalkan panggung, Presiden Trump sempat menyalami Presiden Prabowo. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNI Gandeng Siemens Indonesia, Kucurkan Pembiayaan Rp300 Miliar Perkuat Ekosistem Listrik Nasional
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dua Dekade Menantang Arus Ciliwung, Pitri Bertahan Menangkap Ikan Sapu-sapu di Air Keruh
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Demi Gaza, Menlu Sugiono Ungkap Alasan Indonesia Gabung Board of Peace Bentukan Trump
• 4 jam laludisway.id
thumb
AC Milan Gigit Jari, Rencana Gaet Bek Muda Liga Inggris Berpotensi Gagal Terealisasi di Bursa Transfer Musim Dingin
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemendagri Dorong ASN Bangun Kebijakan Cerdas Berbasis Teknologi Digital
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.