BNI resmi menggandeng PT Siemens Indonesia dalam sebuah kolaborasi strategis guna memperkokoh ekosistem industri dan kelistrikan di tanah air. Lewat kemitraan ini, BNI mengucurkan fasilitas pembiayaan dengan total plafon sebesar Rp300 miliar yang dikhususkan bagi para mitra serta distributor Siemens.
Fasilitas ini mencakup skema pembiayaan proyek (project financing) dan modal kerja untuk menjamin kelancaran operasional di lapangan. Dukungan finansial tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas arus kas para distributor resmi Siemens dalam menjalankan berbagai proyek strategis di Indonesia.
Sinergi ini diresmikan melalui penandatanganan Distributor Financing Corporate Agreement di Jakarta oleh Andrean Palonggam selaku Corporate Banking 1 Division Head BNI dan Yudyliz Sevina Mawuntu selaku CFO Siemens Indonesia. Kesepakatan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam memajukan infrastruktur teknologi nasional.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan strategi BNI dalam memperluas pembiayaan berbasis ekosistem bisnis, khususnya bagi korporasi global yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan, teknologi, dan industri manufaktur nasional.
Melalui kerja sama ini, BNI memastikan dukungan pembiayaan yang terstruktur dan kompetitif bagi mitra dan distributor Siemens Indonesia, sehingga proyek-proyek strategis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Melalui skema Distributor Financing, BNI menyalurkan pembiayaan berbasis transaksi riil kepada distributor Siemens. Skema ini dinilai memiliki profil risiko yang lebih terukur karena didukung oleh hubungan bisnis jangka panjang antara principal dan distributor, serta kebutuhan proyek yang jelas.
Siemens Indonesia merupakan anak usaha Siemens AG, perusahaan teknologi global asal Jerman, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1973. Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur dan teknologi elektronik serta telah menjadi nasabah BNI sejak 2018, dengan basis operasional di Jakarta Timur dan didukung sekitar 500 karyawan.
Selama beroperasi di Indonesia, Siemens berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan dan industri melalui solusi elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi. Inisiatif tersebut mendukung transisi energi serta transformasi industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Okki menambahkan, kerja sama pembiayaan berbasis ekosistem seperti ini memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik principal, distributor, maupun perbankan, karena mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan terukur.
Baca Juga: Dukung Transformasi Digital, BNI Bekali UMKM dengan Teknologi AI untuk Tembus Pasar Global
BNI akan terus memperluas pembiayaan ekosistem untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti energi, elektronik, infrastruktur, dan manufaktur, sekaligus memperkuat peran BNI sebagai mitra keuangan utama bagi korporasi nasional dan global, tutupnya.
Dengan dukungan pembiayaan sebesar Rp300 miliar tersebut, kolaborasi BNI dan Siemens Indonesia diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan industri kelistrikan nasional, mendorong investasi sektor strategis, serta memperluas peluang usaha bagi mitra dan distributor di berbagai wilayah Indonesia.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2023%2F01%2F18%2Ff6c53c0d-b637-4f3a-a506-836ba74af6a7.jpg)