Menpar: Pariwisata Indonesia 2025 Tumbuh Signifikan, Kunjungan Wisman Hampir 14 Juta

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Widiyanti Putri Wardhana Menteri Pariwisata (Menpar) mengatakan, pariwisata 2025 tumbuh signifikan dan baik dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), maupun pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari hingga November 2025, total kunjungan wisman mencapai 13,98 juta kunjungan.

“Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,44 persen secara tahunan. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024 tercatat 12,66 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Widiyanti pada keterangan tertulisnya, Kamis (22/1/2026).

72 persen kunjungan berasal dari negara-negara pasar utama yang menjadi fokus promosi Kementerian Pariwisata. Lima negara penyumbang terbesar pariwisata Indonesia, yaitu Malaysia, Australia, Singapura, Tiongkok, dan Timor Leste.  Di mana Malaysia menjadi kontributor terbesar, sekitar 17 persen dari total kunjungan wisman.

“Capaian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran dan promosi yang kami jalankan berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Widiyanti memproyeksikan angka kunjugan total sepanjang 2025 akan mencapai 15,3 juta kunjungan, melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang ditetapkan sebesar 15 juta kunjungan.

“Selama tiga triwulan pertama 2025, devisa pariwisata Indonesia tercatat mencapai 13,82 miliar dolar Amerika Serikat,” katanya.

Menurutnya, daya tarik dan daya saing pariwisata Indonesia terus menguat di mata wisatawan global.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara, sepanjang Januari hingga November 2025, mencapai 1,09 miliar perjalanan. Angka ini melampaui target 1,08 miliar perjalanan dan menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pencatatan. Capaian pariwisata ini berhasil menyerap 25,91 juta tenaga kerja.

“Kami meyakini bahwa sumber daya manusia adalah pusat dari pembangunan pariwisata. Karena itu, kami tidak hanya mendorong peningkatan kuantitas tenaga kerja, tetapi juga kualitas melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Sementara itu, sepanjang Januari 2026, pariwisata Indonesia meraih penghargaan dalam 32 kategori dari 25 organisasi dan lembaga internasional.

Adapun organisasi dan lembaga yang memberikan penghargaan adalah TripAdvisor, Rough Guides, US News, Forbes, Travel and Tour World, Holidity, Tatler Travel, Condé Nast Traveler, The Times UK, Travel + Leisure India, BBC, Luxury Lifestyle Magazine, Tripzilia, Urban List, eDreams Odigeo, Lifestyle Asia, Tatler Asia, Luxury Escapes, The Rume, VMAN Southeast Asia, Afar Media, Beautiful Hotels, Net-a-Porter, The Bali Sun, dan The Scoop. (lea/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bertahun-tahun Tak Ada Perbaikan, Akses Utama Penghubung Empat Desa di Sa’dan-Toraja Utara Kian Parah
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Banjir Bikin Jalan Arjuna Utara Lumpuh, Pengendara Motor Jangan Nekat!
• 8 jam laludisway.id
thumb
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
• 10 jam lalumerahputih.com
thumb
Raymond/Joaquin minta penggemar turunkan ekspektasi
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
DPR Apresiasi Pelunasan Bipih 2026 Capai 102,57 Persen, Kemenhaj Fokus Layanan Jemaah
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.