JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian makan bergizi gratis (MBG) dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026. Ia menyebut hingga saat ini, Indonesia bisa memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia.
BACA JUGA:Banjir di Jakarta Barat Capai 1,1 Meter, BPBD Catat 80 RT dan 23 Ruas Jalan Masih Tergenang
BACA JUGA:Konsisten Dorong Kemajuan Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan pada Puncak Hari Desa Nasional 2026 "Per hari ini, hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia yang hidup sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari,” kata Prabowo. Ia membandingkan kecepatan pertumbuhan program tersebut dengan McDonald's. Menurut Prabowo, McDonald’s memulai dapur pertamanya pada 1940 dan membutuhkan waktu lebih dari lima dekade untuk reminding mencapai produksi 68 juta porsi per hari.
BACA JUGA:Real Madrid Dominasi Deloitte Football Money League, Manchester United Makin Terpuruk
BACA JUGA:Putri KW Ukir Prestasi Ganda: Medali SEA Games dan Kenaikan Pangkat Briptu
"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonald's memulai dapur pertamanya pada tahun 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan waktu, yah, lima dekade lebih lama," ujar Prabowo. Sementara itu, Prabowo mengatakan program MBG tersebut berhasil mencapai 82,9 juta dalam waktu 2 tahun masa pemerintahannya. "Kami akan mencapai 82,9 juta, saya harap pada akhir Desember 2026," ungkapnya.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481702/original/069122000_1769142827-IMG-20260123-WA0008.jpg)


