Kejar Aset Koruptor, Aksi Kejagung Dinilai Perlu Ditiru Institusi Lain

okezone.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengusut kasus dugaan korupsi belakangan ini kerap diikuti dengan mengejar aset koruptor. Upaya yang dilakukan Korps Adhiyaksa dinilai perlu ditiru institusi penegak hukum lainnya.

“Kita harus mengapresiasi Kejagung yang mengejar harta para koruptor untuk dikembalikan ke negara, sebagai pengganti kerugian keuangan negara. KPK seharusnya meniru inisiatif Kejagung yang bekerja keras mengembalikan kerugian negara,” ujar Direktur Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, dikutip Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :
Kejagung Geledah Money Changer di Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Limbah Sawit

Dengan berpayung UU, maka aturan mainnya semakin jelas sehingga lebih optimal dalam mengejar aset koruptor. “Ini akan bisa benar-benar memiskinkan koruptor, sehingga orang takut untuk melakukan korupsi,” ujarnya.

Ray menilai, tanpa dipayungi sistem, langkah berani Kejagung akan tergantung pada pemimpinnya, yakni Jaksa Agung. “Kalau jaksa agungnya diganti, tidak ada jaminan Kejagung akan seberani sekarang. Beda kalau ada UU Perampasan aset yang memang mengharuskan mengejar pengembalian kerugian negara,” tuturnya.

Hal lainnya, koruptor juga perlu dicabut hak politiknya permanen.  Sebab, jika bisa dipulihkan, koruptor akan kembali melakukan korupsi. “Mereka akan punya kesempatan untuk kembali punya kekuasaan dan kembali melakukan korupsi. Jadi hak politik harus benar-benar dicabut,” pungkasnya.

Baca Juga :
Periksa Sudirman Said, Kejagung Dalami Sejumlah Bukti Terkait Kasus Petral

(Arief Setyadi )


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenpar Komitmen Perkuat SDM dan Program Unggulan Pariwisata pada 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemprov DKI Jakarta Mulai Terapkan School From Home hingga 27 Januari 2026
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi I DPR Dorong Penguatan Puspenerbad: Personel, Alutsista, dan Aset Jadi Fokus Utama
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Klaim Dipuji IMF sebagai Titik Terang Ekonomi Global, Prabowo Pamer Inflasi Gak Lebih 3%
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.