Dua jenazah korban kecelakaan Kereta Cepat di Adamuz, Andalusia, sekitar 360 km dari Madrid, Spanyol, kembali ditemukan di balik reruntuhan pada Kamis (22/1). Sehingga jumlah korban tewas dalam insiden ini menjadi 45 orang.
"Mereka adalah dua orang yang belum ditemukan dari total 45 orang yang dilaporkan hilang setelah bencana tersebut, yang juga melukai lebih dari 120 orang," kata juru bicara darurat Andalusia kepada AFP.
Dari 45 korban tewas, semuanya merupakan warga negara Spanyol. Sementara tiga korban wanita berasal dari Maroko, Rusia, dan Jerman.
Spanyol menetapkan tiga hari masa berkabung nasional setelah tabrakan hari Minggu yang melibatkan dua kereta cepat di wilayah selatan Andalusia.
Insiden ini merupakan kecelakaan kereta api paling mematikan di negara itu dalam lebih dari satu dekade.





