jpnn.com, CIANJUR - Polisi memastikan penyebab keracunan yang menimpa satu keluarga terdiri dari empat orang di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat mengkonsumsi jamur beracun setelah dilakukan penyelidikan dan keterangan saksi-saksi.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sanksi termasuk keempat orang korban keracunan yang sebelumnya mengkonsumsi jamur liar yang ditemukan di hutan.
BACA JUGA: 3 Orang Tewas Diduga Keracunan di Warakas, 1 Pria Selamat
"Hasil penyelidikan murni keracunan setelah menyantap jamur liar, tidak ada penyebab lain dari keracunan empat orang warga Desa Mekarsari, yang saat ini tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur," katanya.
Dia menyebutkan hasil pemeriksaan termasuk tim medis di RSUD Cianjur, tidak menunjukkan ada penyebab lain dari keracunan ke empat orang warga tersebut, sehingga penanganan medis maksimal diberikan agar mereka kembali pulih seperti semula.
BACA JUGA: Keracunan Kembali Terjadi di Jabar, Wakil Kepala BGN Janjikan Perbaikan Sistem
Kapolres Cianjur mengimbau masyarakat agar tidak langsung mengolah tanaman liar terutama jamur, dan memastikan lebih dulu sebelum dikonsumsi karena saat musim penghujan banyak tanaman liar yang tumbuh dan berkembang di lingkungan tempat tinggal.
"Masyarakat lebih selektif dan berhati-hati ketika hendak mengkonsumsi jamur liar yang ditemukan agar kasus keracunan tidak kembali terulang menimpa masyarakat di Cianjur," katanya.
BACA JUGA: 800 Siswa SMK Kandeman Batang Keracunan MBG
Sebelumya, empat orang warga Kampung Sela, Desa Mekarsari mengalami keracunan setelah menyantap jamur yang ditemukan di hutan di pinggiran kampung. Petugas Polsek Cikalongkulon yang mendapat laporan tersebut langsung membawa korban ke RSUD Sayang Cianjur.
Kapolsek Cikalongkulon AKP Timtim Firmanto, mengatakan pihaknya langsung mengirim petugas didampingi Bhabinkamtibmas setempat membawa korban ke RSUD Sayang Cianjur guna mendapat pertolongan medis.
"Saat petugas datang ke empat orang korban mengeluh pusing, mual, muntah dan mata gelap, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit, guna mendapat pertolongan medis, serta petugas lainnya melakukan penyelidikan bersama tim medis termasuk meminta keterangan saksi," katanya. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Charles Honoris: MBG Perlu Dievaluasi Setelah Banyak Kasus Keracunan
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

