Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada kisaran level 8.850-8.950 pada pembukaan perdagangan Jumat (23/1). Sebelumnya, pada Kamis (22/1), IHSG ditutup turun 18,146 poin (0,20 persen) ke posisi 8.992,183.
Menurut Analis Phintraco Sekuritas, secara teknikal IHSG masih ditutup di bawah MA5 dan MACD berpotensi membentuk Death Cross.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji level support di 8.850-8.950,” tulis Analis Phintraco Sekuritas, dalam keterangannya, Jumat (23/1).
Menurut pandangan analis Phintraco, investor akan mencermati data inflasi Jepang bulan Desember 2025 yang diperkirakan melambat di level 2,7 persen year on year (YoY) dari 2,9 persen YoY pada November 2025.
Selain itu, investor juga menantikan pertemuan Bank of Japan yang diperkirakan masih mempertahankan suku bunga tetap di level 0,75 persen. Sedangkan dari Inggris akan dirilis retail sales serta S&P global manufacturing dan services PMI flash. Dari AS, akan dirilis indeks manufaktur dan jasa, serta Michigan Consumer Sentiment Final Januari 2026.
Saham-saham yang dapat direkomendasikan Phintraco Sekuritas pada Jumat (23/1) meliputi ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI.
MNC Sekuritas memprediksi IHSG pada Jumat (23/1) bakal melemah pada kisaran 8.988-8.956. Meski begitu, MNC Sekuritas juga membuka peluang penguatan di level 9.024-9.034.
“posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi, paling dekat untuk menguji 8.988-8.956. Sedangkan area penguatan terdekat berada di 9.024-9.034” tulis hasil riset MNC Sekuritas, Jumat (23/1).
Adapun saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Jumat (23/1) adalah ADRO, BBCA, ESSA, dan MAPI.
****
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.





