Prabowo Ungkap Tutup 1.000 Tambang Ilegal, Paling Berani dalam Sejarah Indonesia 

okezone.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Di hadapan para pemimpin dunia, pelaku usaha, dan tokoh-tokoh dunia yang hadir dalam The World Economic Forum (WEF) 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam melawan berbagai praktik ilegal. Salah satu langkah konkret pemerintah adalah menindak 1.000 tambang ilegal di berbagai wilayah.

Presiden menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum di sektor kehutanan dan sumber daya alam yang paling berani dan paling tegas sepanjang sejarah Indonesia.

“Hingga saat ini, kami telah menutup 1.000 tambang ilegal. Namun, laporan dari jajaran saya menunjukkan masih ada setidaknya 1.000 tambang ilegal lainnya,” ujar Prabowo saat berpidato di WEF, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :
Prabowo Tegaskan Perdamaian dan Stabilitas Prasyarat Utama untuk Pertumbuhan dan Kemakmuran

Prabowo memaparkan di usia pemerintahannya yang baru satu tahun, jajarannya berhasil menyita 4 juta hektare perkebunan dan tambang ilegal. Ia juga menyebut telah mencabut izin 28 perusahaan yang menguasai 1,01 juta hektare lahan karena terbukti melanggar hukum dengan membuka perkebunan di kawasan hutan lindung.

“Jika digabungkan dengan 4 juta hektare lahan ilegal yang telah disita sebelumnya, pada hakikatnya kami telah menjalankan penegakan hukum di bidang kehutanan yang paling berani dan paling tegas dalam sejarah Indonesia,” katanya.

Tak cuma itu, Prabowo memamerkan capaian kerja aparat penegak hukum yang mengungkap penyelewengan besar-besaran dalam tata kelola bahan bakar minyak (BBM) dan minyak mentah. Menurutnya, berbagai penyelewengan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap supremasi hukum. 

Baca Juga :
Prabowo Tegaskan Junjung Supremasi Hukum, Tak Ada Kompromi!

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
• 1 jam lalumatamata.com
thumb
Negara Uni Eropa Ogah Ikut Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Indonesia Justru Bayar Rp16,9 Triliun untuk Gabung
• 48 menit lalufajar.co.id
thumb
Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Cepat, Kasatgas Tito Karnavian Tinjau Pengungsi di Aceh Utara
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Lewat HOME Syariah, Rumah Nasabah PNM di Karawang Jadi Penopang Ekonomi Keluarga
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Series Segera Hadir, Cek Jadwal Pre-Order dan Penjualannya
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.