Sungai di Jakarta dikeruk untuk atasi banjir

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melakukan pengerukan di infrastruktur pengendali banjir seperti kali, sungai, waduk, situ dan embung untuk meningkatkan daya tampung air sehingga dapat meminimalkan banjir atau genangan air.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi saat dihubungi di Jakarta, Jumat, mengatakan pada tahun ini, pengerukan dilakukan sejak 2 Januari 2026 di 71 titik.

"Berdasarkan data per 19 Januari 2026, pengerukan dilakukan di 71 titik sungai/kali dan waduk/situ/embung di lima kota administrasi dengan volume sebanyak 25.746 meter kubik (m3)," kata dia.

Menurut dia, pengerukan di infrastruktur pengendali banjir juga dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi drainase. Dinas SDA DKI didukung 260 unit alat berat berupa ekskavator dan 457 unit kendaraan berat untuk mengangkut material (drump truck) selama kegiatan pengerukan.

Baca juga: Banjir Jakarta, 125 RT dan 14 ruas jalan masih terendam

Lalu, sebagai upaya memitigasi banjir akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi hari ini dan beberapa waktu ke depan, pompa permanen (stasioner) dan pompa bergerak (mobile) dioperasikan di lokasi terdampak.

Pompa bergerak digunakan untuk menjangkau lokasi banjir yang tidak terlayani pompa permanen.

Saat ini terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di lima wilayah administrasi Jakarta.

Selain pompa, Dinas SDA DKI juga menyiagakan sekitar 3.880 personel pasukan biru di lapangan untuk menangani banjir.

Baca juga: Pompa dimaksimalkan untuk tangani banjir di Jakarta

Serangkaian upaya mitigasi ini, diharapkan efektif mengatasi genangan akibat cuaca ekstrem di kawasan-kawasan yang terdampak.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah DKI Jakarta pada 22-24 Januari 2026.

Potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi pada 22-23 Januari 2026, hujan lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada 24 Januari 2026.

Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi, seperti genangan hingga banjir di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.

Baca juga: Hujan sangat lebat berpotensi guyur Jakarta hingga 24 Januari 2026



Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jangan Skip TKA SD-SMP 2026! Bisa Digunakan di SPMB Jalur Prestasi
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Ribuan Warga dari Empat Daerah di Tanah Luwu Turun ke Jalan Tuntut Pemekaran Luwu Tengah dan Luwu Raya, Seluruh Perbatasan Ditutup
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Jangan Salah Link, Alamat Cek PIP Januari 2026 Bukan Kemdikbud.go.id, Ini Langkah yang Benar
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Warga Sihotang Orasi di PN Balige, Kawal Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Bansos PENA
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Saham ALII Keluar dari Papan FCA, ATAP hingga TRUE Masuk
• 15 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.