Perkenalkan Danantara ke Dunia di WEF Davos 2026, Prabowo: Indonesia Semakin Jadi Negeri Penuh Peluang

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA –  Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Danantara ditegaskan sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Prabowo mengatakan bahwa selain perdamaian dan stabilitas, pertumbuhan ekonomi juga mensyaratkan tata kelola negara dan pengelolaan modal yang efisien, terutama dalam hal alokasi dan realokasi investasi.

Baca Juga :
Momen Prabowo Pamer Capaian MBG di WEF Davos: Kami Akan Lampaui McDonald's!
Prabowo Pamer Sekolah Asrama Gratis di WEF, Jadi Jurus Putus Garis Kemiskinan

"Pada Februari lalu, kami membentuk sovereign wealth fund kami, Danantara Indonesia," ujar Prabowo dikutip, Jumat, 23 Januari 2026.

Prabowo menjelaskan bahwa Danantara yang merupakan energi untuk menggerakkan masa depan Indonesia, mengelola aset mencapai US$1 triliun. Kehadiran Danantara, menempatkan Indonesia sebagai mitra yang setara di hadapan komunitas global.

"Dengan Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda semua sebagai mitra yang setara," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Indonesia kini tidak hanya dikenal sebagai negara yang damai dan stabil, tetapi juga sebagai negeri yang semakin sarat peluang ekonomi.

"Indonesia kini bukan hanya negeri yang damai dan stabil. Indonesia semakin menjadi negeri penuh peluang," katanya.

Presiden mengatakan Danantara dirancang sebagai instrumen investasi untuk membiayai industri-industri masa depan, seiring tekad pemerintah mempercepat industrialisasi nasional.

Melalui Danantara, kata Presiden, Indonesia membuka ruang investasi bersama dan pertumbuhan bersama dengan mitra global, khususnya di sektor-sektor strategis yang bernilai tambah tinggi. Untuk memastikan profesionalisme dan kredibilitas, Danantara dibangun dengan sistem pengawasan yang kuat dan tanggung jawab institusional yang jelas.

Saat ini, Danantara mengelola 1.044 badan usaha milik negara (BUMN), yang ke depan akan dirasionalisasi menjadi sekitar maksimal 300 perusahaan. Prabowo juga membuka peluang bagi Danantara merekrut eksekutif terbaik, termasuk warga negara asing, guna memastikan pengelolaan yang kompetitif dan berkelas global. (Ant)

Baca Juga :
Usai Teken Piagam Board of Peace, Prabowo Yakin Penderitaan Rakyat Gaza Berkurang
Prabowo Pamer Capaian MBG di WEF: Produksi Capai 59,8 Juta Porsi
Prabowo: Tugas Pemimpin Sederhana, Bekerja agar Si Miskin Bisa Tersenyum

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Lanny/Apriyani Melaju ke 8 Besar Indonesia Masters 2026
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Satgas PKH Kuasai Kembali 1.699 Hektare Lahan Tambang PT AKT
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ledakan Gegerkan Kantor Rockstar North, GTA 6 Terancam Ditunda Lagi?
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
• 58 menit lalusuara.com
thumb
BNPB: Belum Ada Temuan Baru, Korban Tewas Banjir Tetap 1.200 Orang
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.