Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan rangkaian kegiatan Presiden Prabowo Subianto saat melaksanakan kegiatan di Inggris. Dimana, pertemuan tersebut menghasilkan kerja sama strategis di bidang investasi, maritim, serta pendidikan.
Salah satu agenda utama Presiden Prabowo adalah pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Dari pertemuan tersebut, disepakati tiga poin penting kerja sama bilateral.
“Pertama, ada komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar 90 triliun rupiah,” ujar Seskab Teddy kutip Jumat, 23 Januari 2026.
Selain investasi, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama di sektor maritim. Salah satunya melalui rencana pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.
“Kerja sama ini tidak hanya soal kapal, tapi juga membuka lapangan kerja yang sangat besar,” kata Teddy.
Menurut perhitungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, proyek tersebut diperkirakan menyerap hingga sekitar 600 ribu tenaga kerja.
“Sekitar 30 ribu orang akan mengisi awak kapal, lebih dari 400 ribu tenaga kerja terlibat dalam proses produksi, serta sekitar 170 ribu orang berasal dari efek berganda di sektor pendukung,” ujarnya
Agenda selanjutnya, Seskab Teddy mengatakan jika Presiden Prabowo bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas ternama di Inggris Raya, termasuk King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, dan University of Edinburgh.
“Bapak Presiden ingin membangun 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM,” jelas Teddy.
Kerja sama pendidikan tersebut mencakup rencana pendirian kampus cabang universitas Inggris di Indonesia, peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri, serta program pertukaran dosen.
“Nantinya ada profesor dari universitas top Inggris yang akan mengajar langsung di universitas kita,” ujar Teddy.
Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Inggris serta perwakilan Russell Group, yang merupakan konsorsium universitas papan atas di Inggris Raya.
“Harapannya, dengan kerja sama ini, kualitas dan peringkat universitas di Indonesia bisa meningkat di tingkat dunia,” tambah Teddy.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris ini dinilai sebagai langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia dan industri nasional secara berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481702/original/069122000_1769142827-IMG-20260123-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357839/original/082379500_1758549227-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_20.32.06.jpeg)